Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

MK Tolak Gugatan Anggota DPR Harus S2

May 18, 2026 admin
Ruang sidang MK. (Foto: Tedy Kroen/RM)

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan syarat pendidikan calon anggota legislatif minimal harus lulusan strata dua (S2).

Gugatan tersebut diajukan oleh pemohon Ardi Usman dengan nomor perkara Nomor 124/PUU-XXIV/2026. Pasalnya, dalam UU Pemilu syarat pendidikan caleg DPR minimal Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Wakil Ketua MK Saldi Isra mengatakan, permohonan yang diajukan pemohon dinilai kabur atau obscuur karena tidak memuat argumentasi hukum yang jelas mengenai pertentangan norma dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Dalam membacakan pertimbangannya, Saldi mengatakan, dalam gugatannya pemohon lebih banyak mengutip tautan atau laman tanpa menguraikan secara jelas  argumentasi hukum yang dapat menunjukkan adanya pertentangan antara norma Pasal 240 ayat (1) huruf e UU 7/2017 tentang Pemilu dengan UUD 1945.

“Berdasarkan fakta dan pertimbangan hukum tersebut, tidak terdapat keraguan bagi Mahkamah untuk menyatakan permohonan pemohon adalah tidak jelas atau kabur atau obscuur,” tegas Saldi dikutip dari situs MK, Jumat (15/5/2026).

Atas dasar itu, Ketua MK Suhartoyo menyatakan, gugatan syarat calon anggota legislatif minimal lulusan S2 tidak dapat diterima

Dalam sidang pendahuluan sebelumnya, Ardi Usman menilai, ketiadaan syarat pendidikan minimal bagi caleg DPR dapat menutup ruang kompetisi politik intelektual dan menghambat regenerasi kepemimpinan berbasis ilmu pengetahuan.

Pemohon juga membandingkan tingkat pendidikan anggota parlemen di sejumlah negara. Dalam permohonannya disebutkan anggota parlemen di Iran, Ukraina, dan Polandia seluruhnya berpendidikan minimal S2.

Selain itu, disebutkan sebanyak 82 persen anggota parlemen Swedia merupakan lulusan strata satu (S1), sementara di Inggris sekitar 90 persen anggota parlemen berlatar pendidikan S2 dan di Amerika Serikat sekitar 80 persen merupakan lulusan S1.

Menanggapi putusan itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Muhammad Sarmuji mengatakan, pihaknya menghormati keputusan MK. “Mungkin MK memandang syarat minimal tidak mesti setinggi itu untuk dapat menjalankan tugas sebagai anggota DPR yang baik,” ujar Sarmuji kepada Rakyat Merdeka, Jumat (15/5/2026).

Sementara itu, Anggota DPR Fraksi PKS Muhammad Nasir Djamil menilai, gelar sarjana tidak otomatis menjamin seseorang memiliki intelektualitas yang baik.

Menurut dia, fungsi legislasi lebih ditentukan oleh tanggung jawab, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar.

“Proses learning by doing bisa dilakukan jika ada kemauan kuat untuk belajar dan bertanggung jawab dengan amanah yang diemban,” katanya kepada Rakyat Merdeka, Jumat (15/5/2026).

Anggota DPR Fraksi PKB Sudjatmiko mengatakan, syarat minimal lulusan SMA masih relevan dan memadai untuk saat ini. Menurutnya, kemampuan legislator tidak hanya ditentukan jenjang pendidikan formal, melainkan juga kemampuan memahami kebutuhan masyarakat dan mengambil keputusan yang mencerminkan aspirasi publik.

Sementara, Anggota DPR Fraksi Partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengatakan, partai politik seharusnya mengajukan calon yang memiliki kapasitas, kapabilitas, dan akuntabilitas.

“Minimal S1 lah ya, karena saat ini standar pekerja terendah sudah SMA,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, Jumat (15/5/2026).

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro mengatakan, pemohon masih dapat mengajukan gugatan baru dengan argumentasi hukum yang lebih kuat.

Menurut dia, syarat minimal pendidikan yang lebih tinggi dapat menjadi filter kualitas anggota DPR agar fungsi legislasi dan pengawasan semakin baik.

Sementara, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, syarat pendidikan lebih tinggi dapat meningkatkan kualitas parlemen. “Kalangan DPR jadi punya pengetahuan dan kapasitas,” ujarnya.

Adapun Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai, partai politik perlu memperbaiki proses rekrutmen calon anggota legislatif agar kualitas DPR semakin baik di masa mendatang. “Kualitas rekrutmen calegnya harus lebih baik, lebih selektif, supaya rakyat punya dewan yang sesuai harapan,” pesan Adi.


Terbit di Rakyat Merdeka

  • Rakyat Merdeka
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (592)
  • Media (596)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • Siapa Untung Elektabilitas Prabowo Merosot
    Siapa Untung Elektabilitas Prabowo Merosot
  • Prabowo Singgung Pemain Cadangan, Pengamat Tangkap Sinyal Reshuffle, Beberapa Bidang Belum Maksimal
    Prabowo Singgung Pemain Cadangan, Pengamat Tangkap Sinyal Reshuffle, Beberapa Bidang Belum Maksimal
  • Prabowo Bicara 'Cadangan Akan Dimainkan', Pakar Tangkap Sinyal Reshuffle
    Prabowo Bicara ‘Cadangan Akan Dimainkan’, Pakar Tangkap Sinyal Reshuffle

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom Garuda TV IDN Times Inilahcom Investor ID Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Prabowo-Mega Ketemu, Jokowi- Sangat Baik
Kutipan, Media

Prabowo-Mega Ketemu, Jokowi: Sangat Baik

October 5, 2026 admin

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyambut positif pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Menurut Jokowi, pertemuan kedua tokoh tokoh bangsa tersebut merupakan hal yang sangat baik. “Ya, sangat baik. Pertemuan Bapak Presiden Prabowo dengan seluruh tokoh bangsa, saya kira sangat baik. Termasuk sama Ibu Megawati, sangat baik,” kata Jokowi di […]

Presiden ke-7 RI Masuk PSI, Puan Ucapkan Selamat ke Jokowi
Kutipan, Media

Presiden ke-7 RI Masuk PSI, Puan Ucapkan Selamat ke Jokowi

October 2, 2026 admin

Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan ucapan selamat kepada Presiden ke-7 RI Jokowi yang sudah mengumumkan masuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI).  “Selamat untuk Pak Jokowi,” ucap Puan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026). Puan menganggap, masuknya Jokowi ke PSI sebagai kabar baik. “Alhamdulillah,” imbuhnya. Juru Bicara PSI Dedek Prayudi bersyukur dengan sikap Puan dalam […]

Ternyata, Jokowi Sudah Setahun Masuk PSI
Kutipan, Media

Ternyata, Jokowi Sudah Setahun Masuk PSI

September 28, 2026 admin

Presiden ke-7 RI Jokowi tak ragu-ragu lagi mengungkapkan posisi politiknya di PSI. Saat blusukan di Bandung, Jawa Barat, Jokowi memamerkan kartu tanda anggota (KTA) PSI di hadapan para kader PSI. Ternyata, Jokowi sudah setahun masuk partai berlambang gajah itu. Jokowi kembali melanjutkan safari politiknya. Kali ini, mantan wali kota Solo ini blusukan ke Kota Bandung, […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis