Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Jika Haji Isam Masuk PPP, Amran atau Jokowi Potensial Jadi Ketum

June 1, 2025 admin
Jika Haji Isam Masuk PPP, Amran Atau Jokowi Potensial jadi Ketum
Partai Persatuan Pembangunan(Dok.MI)

PENDIRI Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti, menyebut nama Amran Sulaiman dan Joko Widodo menjadi calon kuat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

Ia menilai hal itu semakin menguat jika H Isam akan masuk ke PPP. Menurutnya, mengambil alih PPP artinya menempatkan seseorang menjadi ketum PPP. 

“Siapa kiranya? Jika berhubungan dengan H Isam, kemungkinannya ada dua nama, yakni Amran Sulaiman, dan Jokowi. Kedua nama ini potensial jadi caketum PPP berikutnya jika benar H Isam akan masuk ke partai ini,” ungkap Ray kepada Media Indonesia, hari ini. 

  • Home 
  • Politik Dan Hukum

Jika Haji Isam Masuk PPP, Amran Atau Jokowi Potensial jadi Ketum

Yakub Pryatama Wijayaatmaja

 01/6/2025 14:00A-A+

Jika Haji Isam Masuk PPP, Amran Atau Jokowi Potensial jadi Ketum
Partai Persatuan Pembangunan(Dok.MI)

PENDIRI Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti, menyebut nama Amran Sulaiman dan Joko Widodo menjadi calon kuat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

Ia menilai hal itu semakin menguat jika H Isam akan masuk ke PPP. Menurutnya, mengambil alih PPP artinya menempatkan seseorang menjadi ketum PPP. 

“Siapa kiranya? Jika berhubungan dengan H Isam, kemungkinannya ada dua nama, yakni Amran Sulaiman, dan Jokowi. Kedua nama ini potensial jadi caketum PPP berikutnya jika benar H Isam akan masuk ke partai ini,” ungkap Ray kepada Media Indonesia, hari ini. 

Baca juga : Pakar: Peluang Jokowi Jadi Ketum PPP Sangat Kecil

“Mengapa Jokowi? Karena Jokowi saat ini membutuhkan labuhan untuk menggerakan visi politiknya. PSI tentu masih terlalu lemah dan kurang mengakar. Dibutuhkan parpol yang lebih besar dan mengakar,” paparnya. 

Ray menegaskan bahwa PPP memenuhi sarat itu. Maka, jika haji Isam masuk, kemungkinan Jokowi akan didapuk sebagai caketum terbuka lebar. 

Lalu, Ray menyebut menggaet PPP akan dengan sendirinya menempatkan posisi politik Jokowi kembali menguat. 

Hal ini juga bisa menjadi bakal kenderaan politik bagi Gibran Rakabuming Raka, atau bahkan Bobby Nasution. Sehingga gabungan PPP dan PSI di 2029 akan sangat diperhitungkan. 

Untuk Amran, kata Ray, membutuhkan ‘izin’ Prabowo untuk dapat menjadi caketum PPP. 
“Mengingat posisi beliau sebagai menteri kabinet KIM, tidak banyak waktu luang untuk bekerja menaikan parpol ini,” tuturnya. 

Padahal, PPP butuh pemimpin yang total mengurus partai sehingga dapat lolos kembali ke parlemen. 

  • Home 
  • Politik Dan Hukum

Jika Haji Isam Masuk PPP, Amran Atau Jokowi Potensial jadi Ketum

Yakub Pryatama Wijayaatmaja

 01/6/2025 14:00A-A+

Jika Haji Isam Masuk PPP, Amran Atau Jokowi Potensial jadi Ketum
Partai Persatuan Pembangunan(Dok.MI)

PENDIRI Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti, menyebut nama Amran Sulaiman dan Joko Widodo menjadi calon kuat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

Ia menilai hal itu semakin menguat jika H Isam akan masuk ke PPP. Menurutnya, mengambil alih PPP artinya menempatkan seseorang menjadi ketum PPP. 

“Siapa kiranya? Jika berhubungan dengan H Isam, kemungkinannya ada dua nama, yakni Amran Sulaiman, dan Jokowi. Kedua nama ini potensial jadi caketum PPP berikutnya jika benar H Isam akan masuk ke partai ini,” ungkap Ray kepada Media Indonesia, hari ini. 

Baca juga : Pakar: Peluang Jokowi Jadi Ketum PPP Sangat Kecil

“Mengapa Jokowi? Karena Jokowi saat ini membutuhkan labuhan untuk menggerakan visi politiknya. PSI tentu masih terlalu lemah dan kurang mengakar. Dibutuhkan parpol yang lebih besar dan mengakar,” paparnya. 

Ray menegaskan bahwa PPP memenuhi sarat itu. Maka, jika haji Isam masuk, kemungkinan Jokowi akan didapuk sebagai caketum terbuka lebar. 

Lalu, Ray menyebut menggaet PPP akan dengan sendirinya menempatkan posisi politik Jokowi kembali menguat. 

Baca juga : Gus Yasin Dukung Agus Suparmanto Jadi Ketum PPP 

Hal ini juga bisa menjadi bakal kenderaan politik bagi Gibran Rakabuming Raka, atau bahkan Bobby Nasution. Sehingga gabungan PPP dan PSI di 2029 akan sangat diperhitungkan. 

Untuk Amran, kata Ray, membutuhkan ‘izin’ Prabowo untuk dapat menjadi caketum PPP. 
“Mengingat posisi beliau sebagai menteri kabinet KIM, tidak banyak waktu luang untuk bekerja menaikan parpol ini,” tuturnya. 

Padahal, PPP butuh pemimpin yang total mengurus partai sehingga dapat lolos kembali ke parlemen. 

Baca juga : Warga Kalimantan Selatan Dapat Suguhan Batfest di Malam Pergantian Tahun

Langkah PPP dengan membuka pintu bagi pihak eksternal menjadi ketua umum dinilai sebagai jalan yang realistis. Sebagai partai yang gagal menembus Senayan pada Pemilu 2024, PPP membutuhkan cara yang inovatif agar dapat kembali ke parlemen.

Direktur Eksekutif Triaspols, Agung Baskoro, berpendapat apa yang ditempuh PPP saat ini bukan berarti kehilangan jati diri partai. Sebab, PPP memang harus kembali masuk parlemen karena untuk pertama kalinya gagal mendapatkan kursi sejak mengikuti kontestasi pemilihan legislatif saat Orde Baru.

“Jadi, apapun akan dilakukan, termasuk menaturalisasi kader-kader eksternal yang potensial menjadi ketua umum. Yang jelas ini ikhtihar yang dilakukan untuk memastikan PPP memenuhi ambang batas parlemen dan masuk kembali,” jelasnya kepada Media Indonesia, Sabtu (31/5). (Ykb/P-1)


Terbit di: Media Indonesia

  • Media Indonesia
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (601)
  • Media (605)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • Gibran in limbo as House mulls response
    Gibran in limbo as House mulls response
  • Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
    Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
  • Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?
    Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom Garuda TV IDN Times Inilahcom Investor ID Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Kepuasan Publik Jadi Ujian Dua Tahun Prabowo
Kutipan, Media

Kepuasan Publik Jadi Ujian Dua Tahun Prabowo

October 21, 2026 admin

DUA tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diwarnai pelaksanaan sejumlah program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Namun, dampak kebijakan terhadap kepuasan masyarakat masih menjadi salah satu hal yang perlu dicermati. Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Ali Ri’fan mengatakan, penilaian publik terhadap pemerintah tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan […]

Legitimasi Politik Gibran Dipertaruhkan
Kutipan, Media

Legitimasi Politik Gibran Dipertaruhkan

October 5, 2026 admin

HAMPIR dua tahun setelah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dilantik sebagai presiden dan wakil presiden hasil Pemilu 2024, keabsahan syarat pendidikan Gibran diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Bergulirnya perkara tersebut berpotensi memengaruhi persepsi publik dan legitimasi politik Gibran ke depan. “Putusan tersebut akan memiliki konsekuensi politik karena menyentuh keabsahan proses pencalonan wakil presiden yang […]

Kutipan, Media

Bahaya Jabatan Kades Tanpa Batas, Pengamat: Risiko Penyalahgunaan Kekuasaan

September 14, 2026 admin

Aspirasi dari Kepala Desa Akhir Masa Jabatan (AMJ) yang meminta DPR RI untuk menghapus pembatasan masa jabatan kepala desa dinilai berisiko tinggi. Langkah tersebut dianggap dapat membuka ruang lebar bagi penyalahgunaan kekuasaan di tingkat pemerintahan terkecil. Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis (TPS), Agung Baskoro, menegaskan bahwa pembatasan masa jabatan merupakan prinsip fundamental demokrasi yang harus tetap dipertahankan, termasuk di tingkat desa. […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis