Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Untung-Rugi Jokowi Pilih PSI

June 10, 2025 admin
Untung-Rugi Jokowi Pilih PSI
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep saat melakukan pertemuan di kawasan Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 3 Februari 2024. Presiden Joko Widodo meyakini PSI bisa mendapatkan kursi di DPR RI pada Pemilu 2024. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Mantan presiden Joko Widodo digadang-gadang masuk bursa calon Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia atau PSI. Desas-desus bahwa sang mantan presiden bakal mencalonkan diri sebagai pucuk pimpinan PSI kembali mencuat setelah Jokowi mengaku tidak berminat gabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dia bahkan menyatakan lebih memilih PSI.

Ketika diwawancarai di rumahnya di Kelurahan Sumber, Solo, Jawa Tengah, Jokowi menyatakan tidak ingin masuk ke PPP, yang kini tengah mencari calon ketum. Jokowi menyatakan bakal menolak jika ada yang mencalonkannya sebagai kandidat. “Enggak lah. Yang di PPP saya kira banyak calon-calon ketua umum yang jauh lebih baik, yang punya kapasitas, kapabilitas, kompetensi,” kata Jokowi pada Jumat, 6 Juni 2025.

Jokowi mengatakan saat ini banyak nama calon ketum PPP yang sudah beredar. “Kan (PPP) banyak. Banyak sekali. Saya di PSI saja lah,” ucap mantan Wali Kota Solo itu.

Jokowi hingga saat ini tak secara resmi berada di bawah naungan partai politik. Ia belum berlabuh ke partai manapun sejak dipecat oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Senin, 16 Desember 2024 lalu.

Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro menilai, bila Jokowi ingin mempertahankan warisan politiknya dan menegaskan pengaruhnya di pusat maupun daerah, maka ia harus berpartai. Agung berpendapat bergabungnya sang mantan presiden ke PSI bisa menjadi bentuk perlindungan politik dan sosial tersendiri bagi Jokowi.

“Biar kekuatan politiknya juga makin ada dan terlihat. Dia bisa menangkis beragam serangan bertubi-tubi yang hari ini dialamatkan kepada dia dan keluarga Solo,” ucap Agung ketika dihubungi pada Selasa, 10 Juni 2025.

Saat ini, Agung mengatakan, keputusan Jokowi tak berpartai juga menyebabkan dirinya lebih mudah menjadi sasaran penyerangan masyarakat. Belakangan nama Jokowi terbawa dalam sejumlah pusaran kontroversi, mulai dari tudingan ijazah palsu hingga usulan pemakzulan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka dari posisi wakil presiden. Tak hanya itu, Jokowi bahkan diisukan memiliki kapal pengangkut bijih nikel dari pertambangan di Raja Ampat, Papua. 

“Kalau dia berpartai, orang akan mikir untuk menyerang. Seperti siapa yang berani menyerang Megawati Soekarnoputri dengan PDIP-nya, Susilo Bambang Yudhoyono dengan Partai Demokrat?” ucap Agung.

Selan itu, jika tak berpartai, Jokowi dinilai tak bisa mengontrol anggota-anggota dewan di pusat maupun di daerah. Sementara bila berpartai, terutama sebagai ketua umum, maka kans Jokowi untuk terlibat secara aktif dalam pemerintahan lebih besar. “Jika beliau ingin melanggengkan pengaruhnya di seluruh pos-pos strategi kekuasaan baik di eksekutif, legislatif di pusat maupun di daerah, harus punya partai,” kata pengamat politik ini.

Sementara itu, peneliti senior dari Populi Center, Usep Saepul Ahyar, mengatakan bergabungnya Jokowi sebagai Ketua Umum PSI dapat memberikan keleluasaan bagi dirinya untuk menggerakan partai secara resmi dan terstruktur. Jokowi pun bisa mendapatkan dukungan yang lebih solid dari basis massa partai. “Kalau dia jadi ketua umum atau pembina, ya dibangun secara struktural, pendukungnya jelas, dari cabang ranting dan lain sebagainya,” kata Usep.

Namun di lain sisi, Usep melanjutkan, pergerakan politik Jokowi juga menjadi terbatas. Sebab, Jokowi hanya akan terafiliasi dengan satu partai politik saja dan tak bisa secara leluasa menjamah partai lain. “Dengan masuk ke PSI memang akhirnya Pak Jokowi punya naungan atau punya rumah politiknya, tapi kemudian juga dengan begitu Pak Jokowi sudah dikotakkan di PSI,” ucap Usep.

Kendati begitu, Usep menilai pernyataan Jokowi memilih PSI ketimbang PPP sebagai langkah yang tepat. “Karena memang sejak awal PSI sudah menyatakan partai didirikan untuk memberikan dukungan secara politik. Jadi lebih cocok di situ,” kata dia.

Adapun juru bicara DPP PSI, Benidiktus Papa, menegaskan komitmen partai terhadap hubungannya dengan Jokowi juga masih sama. “Bagaimana kami betul-betul bersama, berjalan dengan Pak Jokowi, sampai hari ini tidak ada yang berubah. Kami masih full bersama dengan Pak Jokowi,” ucap Beny Papa, sapaan akrabnya, melalui sambungan telepon pada Selasa, 10 Juni 2025.

Dia pun menyambut positif pernyataan mantan Presiden Joko Widodo soal minatnya bergabung dengan partai. Ia mengatakan PSI membuka pintu selebar-lebarnya bagi Jokowi. Menurut Beny, PSI memiliki kedekatan dengan Jokowi yang mungkin tak dimiliki partai lain. “Kalau Pak Jokowi kemarin memilih PSI daripada partai yang lain, saya kira itu angin segar buat kami,” kata Sekretaris Steering Committee Kongres PSI ini.

Beny berpendapat pernyataan sang mantan presiden semakin membuka peluang dia bergabung dengan PSI. “Ini sinyal positif dan saya kira semakin terang-benderang berkaitan dengan sikap politik Pak Jokowi ke depan, bahwa beliau kemungkinan besar akan bergabung dengan PSI,” kata Beny.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman mengatakan partai berlambang mawar itu adalah rumah bagi Jokowi. Dia mengungkapkan, sejak awal PSI memang didirikan untuk mendukung Jokowi. Adapun saat ini posisi pucuk pimpinan PSI ditempati oleh putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep.

“Seluruh kader dan pengurus PSI siap menyambut Pak Jokowi jika bergabung dengan PSI,” kata Andy pada Ahad, 8 Juni 2025, dikutip dari laman resmi PSI.


Terbit di TEMPO

  • Tempo
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (511)
  • Media (515)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • 5 Sinyal Politik di Balik Safari Jokowi- Ada Kekuatan Besar Bakal Kena Imbas?
    5 Sinyal Politik di Balik Safari Jokowi: Ada Kekuatan Besar Bakal Kena Imbas?
  • “Jokowi Masih Punya Magnet”, Seberapa Kuat PSI Bersaing dengan Partai Besar?
    “Jokowi Masih Punya Magnet”, Seberapa Kuat PSI Bersaing dengan Partai Besar?
  • Pengamat Dorong Prabowo Reshuffle Total Kabinet dan Perbaiki Gaya Komunikasi
    Pengamat Dorong Prabowo Reshuffle Total Kabinet dan Perbaiki Gaya Komunikasi

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom IDN Times Inilahcom Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Ambisi Kaesang Mengubah Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah
Kutipan, Media

Ambisi Kaesang Mengubah Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah

July 28, 2026 admin

ANTONIUS Yogo Prabowo mengaku terkejut saat mendengar pernyataan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep ihwal keinginannya untuk maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat di daerah pemilihan V Jawa Tengah pada Pemilihan Umum 2029. Keterkejutan Ketua DPW PSI Jawa Tengah itu terjadi karena apa yang dilontarkan Kaesang saat Rapat Koordinasi […]

Penyebab Konflik Internal Setiap Muktamar Nahdlatul Ulama
Kutipan, Media

Penyebab Konflik Internal Setiap Muktamar Nahdlatul Ulama

June 23, 2026 admin

Peserta Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026 terbelah menyikapi usulan perubahan aturan kategori larangan rangkap jabatan politik bagi Ketua Umum PBNU. Sebagian peserta menilai jabatan menteri seharusnya tidak termasuk larangan tersebut. Sebaliknya, peserta lain menghendaki agar posisi menteri tetap masuk jabatan politik yang dilarang dirangkap. Sekretaris Steering Committee […]

Untuk Apa Gibran Mengajak Mahasiswa Blusukan ke Daerah
Kutipan, Media

Untuk Apa Gibran Mengajak Mahasiswa Blusukan ke Daerah

June 22, 2026 admin

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memboyong lima mahasiswa dalam kunjungan kerja ke Indonesia timur pada 18-21 Juni 2026. Para mahasiswa itu tak ikut demonstrasi mahasiswa yang terjadi di banyak daerah memprotes pelbagai kebijakan pemerintah, seperti makan bergizi gratis dan koperasi merah putih. Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro mengatakan kehadiran mahasiswa dalam rombongan Wakil […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis