Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Jika Prabowo Tak Copot Nusron Wahid, Pengamat: Komitmen Pemberantasan Korupsi Dipertanyakan

October 30, 2026 admin
Jika Prabowo Tak Copot Nusron Wahid, Pengamat- Komitmen Pemberantasan Korupsi Dipertanyakan
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. (Foto: Antara)

Pengamat politik Agung Baskoro menyampaikan pentingnya Presiden RI Prabowo Subianto untuk mencopot Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dari kabinet Merah Putih.

Hal ini seiring mencuatnya kabar Nusron Wahid terjerat kasus dugaan korupsi pada lingkungan kementerian yang dipimpinnya.

Agung menyoroti Nusron telah dua kali mangkir dari pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, lanjutnya, empat orang terdekatnya telah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

“Sangat penting (Prabowo copot Nusron) karena telah 2 kali ia mangkir dari pemanggilan KPK di tengah 4 orang terdekatnya kena OTT di Kementrian ATR/BPN yang dipimpinnya,” kata Agung, saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (27/10/2026).

Menurut Agung, komitmen pemberantasan korupsi yang dijanjikan Prabowo Subianto akan dipertanyakan publik, jika tidak memberikan sikap tegas kepada Nusron.

Di sisi lain, kata Agung, sikap Nusron yang mangkir dari pemanggilan KPK tersebut juga tidak sejalan dengan komitmen Presiden untuk memberantas korupsi.

“Artinya perang semesta pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh Presiden dipertanyakan saat menteri di kabinetnya malah mangkir saat dipanggil aparat dan lebih memilih hadir saat rapat kabinet paripurna,” jelas Agung.

“Padahal publik menanti ujung dari OTT KPK ini karena merugikan dan sekaligus memalukan negara,” pungkas Agung.

Mangkir Panggilan KPK

Seperti diketahui, Nusron Wahid telah dua kali absen dari panggilan penyidik. 

Panggilan pertama dijadwalkan pada Rabu (7/10/2026), namun ia tak hadir karena bentrok dengan agenda kementerian. 

Panggilan penjadwalan ulang pada Kamis (15/10/2026) pun kembali gagal dihadiri.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, membenarkan bahwa pihak penyidik telah menerima surat permohonan penundaan pemeriksaan.

“Ya kita hanya berdasarkan surat dari yang bersangkutan, jadi yang pertama itu ada surat agenda yang berbarengan, kemudian yang saat kemarin tanggal 15 kegiatan pergi ke luar negeri,” ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026).

Menanggapi rincian negara tujuan, Taufik meluruskan bahwa menteri tersebut bertolak ke Malaysia. 

“Kalau enggak salah ke Malaysia,” kata Taufik memastikan.

Saat ini, KPK tengah mengevaluasi alasan ketidakhadiran tersebut sebelum menyusun jadwal pemanggilan ulang. 

“Yang bersangkutan kirim surat penundaan ke kita. Ya nanti kita akan jadwalkan ulang tentunya,” tutur Taufik.

Taufik juga menegaskan bahwa KPK belum mengambil langkah jemput paksa karena proses hukum memiliki tahapan yang ketat.

“Panggilan kedua akan diterapkan ketika memang alasan patut dan wajarnya tidak memenuhi syarat sebagaimana yang sudah ditentukan. Artinya kalau misalkan yang bersangkutan sakit, tetapi kemudian tidak ada surat sakit dari dokter, itu tidak bisa terpenuhi, artinya baru kemudian secara ketentuan penyidik akan melakukan panggilan kedua. Dan ketika panggilan kedua tidak hadir, maka yang berlaku berikutnya di ketentuan hukum acara yang baru, itu baru dengan surat perintah pembawa,” jelas Taufik.

Adapun pemanggilan Nusron Wahid oleh penyidik KPK sangat krusial untuk membongkar konstruksi perkara dugaan suap dan gratifikasi dalam layanan pertanahan di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Kasus korupsi ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada pertengahan September 2026. 

Dari operasi tersebut, KPK menyita barang bukti fantastis bernilai lebih dari Rp106 miliar dalam berbagai pecahan mata uang asing dan rupiah. 

Kasus ini berpusat pada pusaran suap terkait perpanjangan dan pemecahan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, serta gratifikasi mutasi jabatan ASN kementerian.

Hingga saat ini, KPK telah menetapkan delapan orang tersangka, mulai dari pejabat internal ATR/BPN, petinggi perusahaan swasta, hingga empat pihak swasta (Erwin, Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, dan Muhammad Fakhry) yang diduga bertindak sebagai orang kepercayaan dari Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.


Terbit di Tribunnews

  • TribunNews
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (595)
  • Media (599)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • Pengamat Sebut Isu Ijazah Jokowi-Gibran Belum Terkelola Baik, Singgung Kisah SBY di Pilpres 2004
    Pengamat Sebut Isu Ijazah Jokowi-Gibran Belum Terkelola Baik, Singgung Kisah SBY di Pilpres 2004
  • Jika Prabowo Tak Copot Nusron Wahid, Pengamat- Komitmen Pemberantasan Korupsi Dipertanyakan
    Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. (Foto: Antara)
    Jika Prabowo Tak Copot Nusron Wahid, Pengamat: Komitmen Pemberantasan Korupsi Dipertanyakan
  • Pengamat Sebut Isu Ijazah Gibran Menurunkan Kepercayaan Publik kepada Pemerintah
    Pengamat Sebut Isu Ijazah Gibran Menurunkan Kepercayaan Publik kepada Pemerintah

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom Garuda TV IDN Times Inilahcom Investor ID Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Pengamat Sebut Isu Ijazah Jokowi-Gibran Belum Terkelola Baik, Singgung Kisah SBY di Pilpres 2004
Kutipan, Media

Pengamat Sebut Isu Ijazah Jokowi-Gibran Belum Terkelola Baik, Singgung Kisah SBY di Pilpres 2004

October 30, 2026 admin

Pengamat politik Agung Baskoro menilai, isu ijazah Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming dan ayah kandungnya, Presiden Ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) belum terkelola dengan baik. Agung mengatakan, isu ijazah Jokowi-Gibran ini berdampak negatif bagi keduanya. “Isu ijazah ini justru menggerus alias berimplikasi negatif bagi Jokowi effect. Apalagi isu ijazah Gibran,” kata Agung, saat dihubungi Tribunnews.com, pada […]

Pengamat Sebut Isu Ijazah Gibran Menurunkan Kepercayaan Publik kepada Pemerintah
Kutipan, Media

Pengamat Sebut Isu Ijazah Gibran Menurunkan Kepercayaan Publik kepada Pemerintah

October 29, 2026 admin

Polemik syarat pendidikan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka masih menjadi perbincangan publik. Dinamika di parlemen juga terus bergulir pasca-Putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai, isu ijazah Gibran berdampak pada menurunya kepercayaan publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran. Survei Trias Politika dalam rangka 2 tahun […]

Prabowo Singgung Pemain Cadangan, Pengamat Tangkap Sinyal Reshuffle, Beberapa Bidang Belum Maksimal
Kutipan, Media

Prabowo Singgung Pemain Cadangan, Pengamat Tangkap Sinyal Reshuffle, Beberapa Bidang Belum Maksimal

October 26, 2026 admin

Presiden Prabowo Subianto menyinggung analogi tim sepak bola saat menggambarkan dinamika kerja Kabinet Merah Putih dalam Sidang Paripurna Kabinet di Jakarta, Rabu (21/10/2026). Saat itu, Presiden menyebut bahwa sejak awal masa pemerintahan, tidak semua pemain akan diturunkan pada babak pertama. Lantas, Prabowo menyinggung kata ‘para pemain cadangan’ di kabinet. “Sebagaimana saya sampaikan dari awal pemerintahan kita, tidak semua […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis