Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

PKB & PDIP Kuasai Jawa Timur, tapi Kenapa Justru Kalah Pilkada?

December 10, 2024 admin
cagub cawagub jatim-PKB & PDIP Kuasai Jawa Timur, tapi Kenapa Justru Kalah Pilkada?
Cagub-cawagub Jawa Timur nomor urut satu Luluk Nur Hamidah (kiri)-Lukmanul Khakim (kedua kiri), nomor urut dua Khofifah Indar Parawansa (ketiga kiri)-Emil Elestianto Derdak (ketiga kanan) dan nomor urut tiga Tri Rismaharini (kedua kanan)-Zahrul Azhar Asumta (kanan) menghadiri debat pertama Pilkada Jawa Timur di Graha Unesa, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/10/2024).ANTARA FOTO/Moch Asim/YU

Pilkada 2024 menyisakan ironi bagi dua partai besar yang selama ini menguasai peta politik Jawa Timur, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Meski kedua partai ini dominan di Pemilu 2024, hasil Pilkada Jawa Timur 2024 justru memampang kenyataan yang berbeda.

Di Pilkada Jatim, PKB mengusung kadernya sendiri, Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim, sebagai calon gubernur dan wakil gubernur. Sementara itu, PDIP turut memajukan kadernya dengan mengusung Tri Rismaharini dan K.H. Zahrul Azhar Asad (Gus Han).

Dua paslon itu lantas kalah dari pasangan petahana, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak. Paslon Khofifah-Emil diusung oleh 15 partai, di antaranya Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PKS, PSI, PPP, Nasdem, Perindo, Partai Gelora, Partai Buruh, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Garuda, dan Partai Prima.

Kekalahan ini tentu saja serupa tamparan keras bagi PKB dan PDIP.Pasalnya, PKB pada Pemilu 2024 berhasil meraih suara terbanyak di Jatim (4.517.228 suara). Hasil ini berdampak pada peningkatan jumlah kursinya di DPRD Jatim.

Lalu, PDIP juga memperoleh hasil sangat positif tepat di belakang PKB. Partai berlambang banteng itu sukses meraup 3.735.865 suara yang kemudian dikonversi menjadi 21 kursi di DPRD Jatim.

Sementara itu, seturut pemberitaan Antara, partai-partai yang kemudian mendukung Khofifah-Emil berturut-turut bercokol di belakang PKB dan PDIP. Partai Gerindra meraup 3.586.052 suara dengan 21 kursi DPRD Jatim di posisi ketiga, Partai Golkar meraup 2.313.685 suara dengan 15 kursi di posisi keempat, dan Partai Demokrat meraih 1.872.353 suara dengan 11 kursi di posisi kelima.

PKB selama ini memang dikenal dengan kekuatan politiknya yang mengakar di kalangan warga Nahdlatul Ulama (NU), sedangkan PDIP dipimpin oleh tokoh-tokoh nasionalis Jatim. Meski begitu, di Pilkada Jatim 2024 ini, kedua partai harus bertekuk lutut dan mengakui kekalahan di wilayah yang selama ini menjadi “benteng” mereka.

Keok di Jatim sejak 2008

Tragisnya, kegagalan PKB dan PDIP memenangi Pilkada Jatim 2024 seakakan membuka luka lama. Berdasarkan catatan Tirto, kedua partai tersebut ternyata tak pernah menang pilkada sejak 2008.

Pada 2008, PKB mengusung pasangan Achmady–Soehartono untuk Pilkada Jawa Timur. Sayang sekali, mereka tumbang di putaran pertama. PKB kembali mengalami kekalahan pada 2013 saat mengusung pasangan Khofifah–Herman.

Sementara itu, PDIP yang mengusung pasangan Sutjipto–Ridwan Hisjam juga bernasib sama dengan PKB: kalah di putaran pertama Pilkada Jatim 2008. Impian PDIP menempatkan kadernya sebagai pemimpin Jatim kembali kandas setelah pasangan yang mereka usung Bambang DH–Said Abdullah kalah di Pilkada 2013.

Kemudian, pada Pilkada Jatim 2018, PKB dan PDIP bersatu mengusung pasangan Syaifullah Yusuf (Gus Ipul)–Puti Guntur Sukarno. Namun, keduanya tumbang dari pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak.

“Sayangnya, memang dengan menghadapi Khofifah, secara personal-institusionalnya kurang solid. PDIP-nya maupun PKB-nya. Harusnya, mereka bergabung karena yang dihadapi koalisi besar. Harusnya mereka bersama. Pertama saja mereka kalah di 2018, apalagi berpisah di [2024]. Jadi, secara institusional bermasalah di situ,” ujar analis politik dari Trias Politika, Agung Baskoro, kepada Tirto, Senin (9/12/2024).

Selain itu, Agung menilai bahwa kekalahan PKB dan PDIP di Pilkada Jatim 2024 tidak terlepas dari strategi elektoral partai. Menurutnya, seluruh partai pendukung Khofifah-Emil all out menurunkan personelnya.Baik simpatisan maupun relawan, mereka turun gunung bersama demi memenangkan pasangan petahana tersebut.

Hal sebaliknya justru terdi di di PKB dan PDIP. Terlepas dari kondisi bahwa mereka melawan koalisi raksasa, kerja-kerja tim pemenangan PKB dan PDIP terlihat tidak maksimal.

“Bu Risma, kan, tampaknya Ibu Risma-nya aja. Apalagi Ibu Luluk, kelihatan Ibu Luluk-nya aja. Wakilnya juga gak maksimal. Kalau Ibu Khofifah ini, maksimal semua. Khofifah-nya oke, Emil-nya juga oke. King maker-nya apalagi. [Ada] Pak Jokowi, Pak Prabowo, belum lagi eks gubernur yang lain,” jelas Agung.


https://tirto.id/pkb-pdip-kuasai-jawa-timur-tapi-kenapa-justru-kalah-pilkada-g6AE#google_vignette

  • Tirto
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (601)
  • Media (605)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • Gibran in limbo as House mulls response
    Gibran in limbo as House mulls response
  • Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
    Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
  • Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?
    Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom Garuda TV IDN Times Inilahcom Investor ID Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
Kutipan, Media

Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?

November 4, 2026 admin

Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin mengemuka setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan oleh advokat bernama H.M. Subhan Palal terkait surat keterangan (suket) penyetaraan pendidikan SMA dari luar negeri. Setelah suara penggunaan hak angket sempat bergulir, sejumlah partai politik di DPR RI mulai melirik Hak Menyatakan Pendapat (HMP) sebagai alternatif untuk […]

Mengapa Kubu Gibran Ngotot Lanjutkan Gugatan Denny di PTUN?
Kutipan, Media

Mengapa Kubu Gibran Ngotot Lanjutkan Gugatan Denny di PTUN?

November 4, 2026 admin

Keputusan Mercy Sihombing melalui kuasa hukumnya Denny Indrayana mencabut gugatan terkait surat keterangan (suket) penyetaraan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta justru mendapat penolakan dari pihak Gibran. Denny bersama tim kuasa hukum lainnya memilih mundur dari persidangan setelah menilai Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tidak kunjung menghadirkan […]

E-Voting Bisa di Pilkades, Kapan Diterapkan dalam Pemilu?
Kutipan, Media

E-Voting Bisa di Pilkades, Kapan Diterapkan dalam Pemilu?

November 2, 2026 admin

Kabupaten Sumedang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak secara elektronik digital atau e-voting di total 92 desa. Pemilihan ini digelar dengan jumlah TPS sebanyak 423 dan jumlah pemilih mencapai 270.000 orang lebih. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan Pilkades elektronik digital ini merupakan upaya agar demokrasi berjalan seiring dengan perkembangan teknologi. Masyarakat desa sudah terbiasa […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis