Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle

February 11, 2026 admin
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan). (Foto: Khairizal Anwar/RM)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan, tidak ada reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Saat ini, para anggota Kabinet Merah Putih sedang fokus mengurus persiapan Ramadan dan Idul Fitri. 

“Nggak ada reshuffle,” tegas Mensesneg, usai konferensi pers terkait Stimulus Ekonomi Triwulan I dan Kesiapan Angkutan Idul Fitri 2026, di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Mensesneg menegaskan, stabilitas pemerintahan menjadi kunci agar seluruh program berjalan optimal pada periode Puasa dan Lebaran. Karena itu, tidak akan ada perombakan kabinet.

“Seperti yang baru saja diumumkan, Pemerintah bekerja keras agar seluruh masyarakat dapat menjalani Bulan Suci Ramadan dan Lebaran nanti dengan sebaik-baiknya,” terangnya.

Saat ini, lanjut Mensesneg, Pemerintah terus bekerja keras untuk meringankan beban ekonomi rakyat. “Kita berpikir terus-menerus, bagaimana meringankan beban saudara-saudara kita, terutama yang berada di desil 1 hingga desil 4,” tuturnya.

Desil adalah sistem pengelompokan kesejahteraan yang menentukan kelayakan menerima bantuan sosial dari Pemerintah. Desil 1 berarti sangat miskin, desil berarti miskin, desil 3 berarti hampir miskin, dan desil rentan miskin. Desil 1–4 adalah kelompok yang paling berpeluang menerima seluruh jenis bantuan sosial.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai, tak adanya reshuffle menjelang Puasa dan Lebaran merupakan langkah yang wajar. Sebab, periode Ramadan dan Idul Fitri merupakan fase krusial. Pemerintah butuh soliditas agar stabilitas nasional tetap terjaga dan program berjalan baik.

“Maka, untuk sementara, pemerintahan Presiden Prabowo akan fokus menghadapi momen penting Ramadan dan Idul Fitri,” ucap Agung, kepada Rakyat Merdeka, Selasa (10/2/2026).

Agung menjelaskan, ada banyak pekerja penting yang harus dilaksanakan Pemerintah menjelang Puasa dan Lebaran. Seperti memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. 

“Harga sembako harus terjaga, arus mudik dan balik harus lancar, hingga soal-soal insentif ekonomi yang perlu diberikan agar tepat sasaran sehingga masyarakat tenang menjalani ibadahnya,” papar Agung. 

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) M. Rizal Taufikurahman juga menilai, tidak adanya reshuffle menjelang Puasa dan Lebaran adalah kebijakan yang tepat. Hal ini dapat menjaga ekspektasi ekonomi di tengah musim konsumsi terbesar nasional terjadi.

Dia menerangkan, menjelang Ramadan dan Idul Fitri bukanlah momen yang tetap untuk melakukan reshuffle. Reshuffle berpotensi memicu tekanan harga melalui jalur ekspektasi dan ketidakpastian kebijakan.

“Jika terjadi reshuffle di momen ini, pelaku usaha mulai dari importir, distributor, hingga ritel cenderung bersikap menunggu. Mereka belum tahu apakah kebijakan impor, operasi pasar, atau penugasan BUMN pangan akan berubah,” jelasnya, Selasa (10/2/2026).

Kondisi ini, lanjutnya, bisa memicu tekanan harga meski tidak terjadi kelangkaan riil. Kenaikan harga lebih didorong perilaku antisipatif pelaku pasar terhadap ketidakpastian kebijakan.

Selain itu, dampak reshuffle juga berpotensi merembet ke sektor keuangan. Rizal menjelaskan, ketidakpastian politik jangka pendek biasanya direspons pasar dengan meningkatnya volatilitas nilai tukar dan pasar obligasi.


Terbit di Rakyat Merdeka

  • Rakyat Merdeka
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (462)
  • Media (466)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • Prabowo's rare address raises political concerns
    Prabowo’s rare address raises political concerns
  • Dipuji Prabowo, PDI-P Tetap Bersikap Kritis
    Dipuji Prabowo, PDI-P Tetap Bersikap Kritis
  • Bakal Kembali Blusukan, Apa Jokowi Masih Relevan?
    Bakal Kembali Blusukan, Apa Jokowi Masih Relevan?

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom IDN Times Inilahcom Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Kutipan, Media

MK Tolak Gugatan Anggota DPR Harus S2

May 18, 2026 admin

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan syarat pendidikan calon anggota legislatif minimal harus lulusan strata dua (S2). Gugatan tersebut diajukan oleh pemohon Ardi Usman dengan nomor perkara Nomor 124/PUU-XXIV/2026. Pasalnya, dalam UU Pemilu syarat pendidikan caleg DPR minimal Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Wakil Ketua MK Saldi Isra mengatakan, permohonan yang diajukan pemohon dinilai kabur atau […]

Bahas RUU Pemilu, Parpol Koalisi Belum Kompak
Kutipan, Media

Bahas RUU Pemilu, Parpol Koalisi Belum Kompak

May 4, 2026 admin

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) di DPR masih jalan di tempat. Partai-partai yang tergabung dalam koalisi pendukung Pemerintah, masih belum satu suara. Ada usulan, agar RUU Pemilu ini menjadi inisiatif Pemerintah, bukan DPR lagi.  Saat ini, RUU tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu masih berkutat di internal Komisi II DPR sebagai usulan parlemen. Naskah akademik dan draf […]

Perang Membuat Ekonomi Global Terpuruk, Pemerintah Hadapi Ujian Berat
Kutipan, Media

Perang Membuat Ekonomi Global Terpuruk, Pemerintah Hadapi Ujian Berat

March 6, 2026 admin

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, perang Israel-AS melawan Iran kemungkinan berlangsung lama. Lebih panjang dari perkiraan semula yang ditargetkan sekitar 4–5 pekan. Perang membuat situasi global tidak menentu. Ekonomi dunia di ambang krisis yang buruk. Pengaruhnya pasti terasa ke Indonesia. Kondisi ekonomi nasional tertekan. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menghadapi ujian yang berat. Penutupan […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis