Legitimasi Politik Gibran Dipertaruhkan

HAMPIR dua tahun setelah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dilantik sebagai presiden dan wakil presiden hasil Pemilu 2024, keabsahan syarat pendidikan Gibran diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Bergulirnya perkara tersebut berpotensi memengaruhi persepsi publik dan legitimasi politik Gibran ke depan.
“Putusan tersebut akan memiliki konsekuensi politik karena menyentuh keabsahan proses pencalonan wakil presiden yang sudah terpilih dan menjalankan mandat hampir dua tahun,” kata Direktur Eksekutif Trias Politika Strategies, Agung Baskoro, saat dimintai konfirmasi, kemarin.
Menurut Agung, polemik mengenai ijazah Gibran sedikit banyak telah membentuk opini dan persepsi publik mengenai persoalan pendidikan di lingkungan keluarga Solo. Ia menilai polemik yang terus berlanjut dapat menggerus l….
……….
Artikel premium, silahkan berlangganan untuk membaca secara utuh.
Terbit di Media Indonesia


