Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Koalisi Permanen untuk Stabilitas Pemerintahan

December 11, 2025 admin
Koalisi Permanen untuk Stabilitas Pemerintahan
Ilustrasi koalisi permanen (Foto: Istimewa)

Usulan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia soal koalisi permanen disambut positif parpol-parpol lain. Pembentukan koalisi permanen dianggap penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan.

Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno memandang, koalisi permanen penting agar koalisi semakin solid dan kerja pemerintah semakin fokus. “Demi stabilitas dan soliditas agar pencapaian target Pemerintah bisa terealisasi dengan baik,” kata Eddy, kepada Rakyat Merdeka, Selasa (9/12/2025).

PAN memang tidak pernah mendeklarasikan koalisi permanen. Namun, kata Edy, dalam rekam jejak selama ini, sesungguhnya PAN sudah berkoalisi secara permanen dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau dilihat sejarah, rekam jejak, kami tiga kali bersama Pak Prabowo dan Gerindra. Jadi, secara de facto, sudah koalisi permanen dengan Gerindra dan Pak Prabowo,” terang Wakil Ketua MPR ini.

Untuk Pilpres 2029, Eddy memprediksi, PAN akan kembali bersama Prabowo dan Gerindra. “Tak mengherankan kalau kita bersama lagi. PAN lahir batin sudah punya ikatan sangat kuat dengan Pak Prabowo dan Gerindra,” tuturnya.

PSI juga mendukung usulan koalisi permanen. Wakil Ketua DPP PSI Badaruddin Andi Picunang menyatakan, usulan serupa pernah disampaikan pendiri PSI, Jeffrie Geovanie.

“PSI setuju koalisi permanen. Jauh sebelumnya sudah pernah dibahasakan Ketua Pendiri PSI Jeffrie Geovanie,” kata Andi, dalam pesan singkat kepada Rakyat Merdeka, Selasa (9/12/2025).

Namun, dia melihat ada tantangan besar dalam mewujudkan ide ini. Sebab, tidak semua partai konsisten. Sikap partai kerap berubah seiring masalah internal atau pergantian ketua umum.

Dia melihat, koalisi permanen bisa diwujudkan jika Undang-Undang (UU) Parpol diubah. Partai dikelompokkan menjadi dua atau tiga kutub. Misalnya, partai koalisi pemerintah dan partai oposisi pemerintah.

“Yang jelas, partai pengusung dan pendukung Prabowo-Gibran sepakat koalisi permanen hingga akhir jabatan. Malahan, ada partai di luar yang siap gabung,” ujar dia.

Partai NasDem juga menyatakan setuju. Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menyatakan, usulan Bahlil itu sejalan dengan arahan Ketua Umum NasDem Surya Paloh.

“Usulan yang sangat baik. Pak Surya Paloh selalu menyampaikan dalam beberapa kali pidato di acara NasDem di manapun berada (mengenai pentingnya koalisi permanen),” ujar Sahroni, di Jakarta, Minggu (7/12/2025).

Dia menegaskan, arahan dan perintah Paloh tegas, NasDem tetap bersama Prabowo hingga akhir jabatan. “NasDem di dalam pemerintahan dan akan terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.

Deputi Bidang VII DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani kasih catatan, gagasan koalisi permanen harus dipikirkan secara cermat dan seksama.

Demokrat ingin, semua partai di koalisi pemerintah bisa benar-benar fokus bekerja dan menyukseskan seluruh program prioritas pemerintah. Jika koalisi permanen bisa terbentuk, dinamika politik yang terbangun harus manifestasi politik kebangsaan dan politik kenegaraan, bukan berorientasi elektoral semata.

Mengenai peluang, Kamhar menyatakan, koalisi permanen bisa saja terwujud. “Koalisi permanen tentu bisa terbentuk jika para pimpinan partai koalisi sudah memiliki pemahaman yang sama tentang ini,” ucapnya.

Dari sisi pakar, Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno memandang, gagasan koalisi permanen memiliki dua tujuan. Pertama, ingin meneguhkan dukungan politik ke Prabowo untuk kembali maju pada Pilpres 2029. Partai yang serius mau mengusung Prabowo lagi harus menentukan sikap dari sekarang.

Kedua, koalisi permanen diperlukan untuk memetakan parpol pendukung dan parpol oposisi. Sebab, selama ini, sering tercampur aduk. “Di Pemilu kita selama ini, yang kalah malah ikut menikmati kekuasaan,” ucap Adi, Selasa (9/12/2025).

Lalu, bagaimana peta koalisi selama ini? Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro mengatakan, koalisi dalam politik Indonesia sering terbentuk dalam tiga situasi. Pertama, koalisi pra-pilpres: sebelum didaftarkan ke KPU. Kedua, koalisi pilpres: setelah mendaftar di KPU. Ketiga, koalisi pasca-pilpres: ketika pemerintahan terbentuk.

Di Pilpres 2024, tiga situasi ini diisi dengan koalisi-koalisi berbeda. Di pra-pilpres, PKB sempat berkoalisi dengan Gerindra, sedangkan Demokrat dengan PKS dan NasDem. Namun, saat pilpres, PKB justru bergabung dengan PKS dan NasDem, sedangkan Demokrat merapat dengan Gerindra. Pasca-pilpres, sikap PKB berubah lagi. “Setelah Pilpres usai, PKB merapat ke Prabowo-Gibran,” terang Baskoro, Selasa (9/12/2025).

Sebelumnya, saat acara puncak HUT ke-61 Partai Golkar, Jumat (5/12/2025), di hadapan Presiden Prabowo, Bahlil mengusulkan pembentukan koalisi permanen. “Partai Golkar berpandangan, Bapak Presiden, pemerintahan yang kuat membutuhkan stabilitas. Lewat mimbar yang terhormat ini, izinkan kami memberikan saran perlu dibuatkan koalisi permanen,” usul Bahlil.

Bahlil tak ingin partai-partai yang ada di koalisi pemerintahan saat ini keluar-masuk. “Jangan koalisi in out, jangan koalisi di sana senang, di sini senang, di mana-mana hatiku senang. Kalau menderita, menderita bareng-bareng. Kalau senang, senang bareng-bareng. Untuk ini, dibutuhkan (sikap) gentleman, dibutuhkan gentleman yang kuat,” tekan Bahlil.


Terbit di Rakyat Merdeka

  • Rakyat Merdeka
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (544)
  • Media (548)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • Kasus Korupsi Fahd A Rafiq dan Ujian Kaderisasi Partai Golkar
    Kasus Korupsi Fahd A Rafiq dan Ujian Kaderisasi Partai Golkar
  • Pengamat Desak Nusron Muncul usai KPK OTT Kasus Suap HGB Summarecon- Wibawa Negara Dipertaruhkan
    Pengamat Desak Nusron Muncul usai KPK OTT Kasus Suap HGB Summarecon: Wibawa Negara Dipertaruhkan
  • Untung-Rugi Ambang Batas Parlemen 5 Persen
    Untung-Rugi Ambang Batas Parlemen 5 Persen

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom Garuda TV IDN Times Inilahcom Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Garis Politik Bisa Beda, Tapi Tetap Kerja Sama
Kutipan, Media

Garis Politik Bisa Beda, Tapi Tetap Kerja Sama

September 17, 2026 admin

Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Light Rail Transit (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (16/9/2026). Duduk di gerbong yang sama saat menjajal LRT tersebut, Prabowo sempat memuji Pramono. Mengenakan baju safari berwarna khaki, Prabowo tiba di Stasiun LRT Kelapa Gading sekitar pukul 13.56 WIB. Prabowo disambut Pramono. Setelah bersalaman dan berbincang singkat, keduanya […]

Jokowi Peringati Maulid Nabi Di Kebumen, Gunakan Kekuasaan Dengan Bijaksana
Kutipan, Media

Jokowi Peringati Maulid Nabi Di Kebumen, Gunakan Kekuasaan Dengan Bijaksana

August 31, 2026 admin

Presiden ke-7 RI Jokowi menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al-Falah Sumberadi, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026). Jokowi menyampaikan pesan untuk menggunakan kekuasaan dengan bijaksana. Di hadapan ribuan jemaah dari berbagai daerah, Jokowi mengawali pesannya dengan mengingatkan perbedaan dalam dunia politik merupakan hal yang lumrah. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai menjadi alasan untuk saling menghina, mencaci, […]

Akhir Bulan Ini Ke NTT, Safari Jokowi Berlanjut
Kutipan, Media

Akhir Bulan Ini Ke NTT, Safari Jokowi Berlanjut

July 29, 2026 admin

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan melanjutkan safari politiknya ke daerah. Setelah menyambangi Lampung, Jokowi dijadwalkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir bulan ini. Agendanya, Jokowi bakal bertemu tokoh daerah, relawan, sekaligus menghadiri agenda Partai Solidaritas Indonesia (PSI).  Kabar tersebut disampaikan Ketua DPP PSI Bestari Barus. Menurutnya, NTT menjadi tujuan berikutnya dalam rangkaian safari kebangsaan Jokowi. “Kami akan […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis