Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Dua Kader Golkar Lompat ke PSI, Sarmuji: Tak Kuat Bersaing, Cari Liga Lebih Rendah

January 27, 2026 admin
Dua Kader Golkar Lompat ke PSI, Sarmuji: Tak Kuat Bersaing, Cari Liga Lebih Rendah
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji saat menjelaskan soal Bimtek bagi anggota DPRD di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Sarmuji, merespons soal dua kader partai beringin di Bali yang memutuskan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI)/Handout/IST

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, merespons soal dua kader partai beringin di Bali yang memutuskan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Adapun kedua kader tersebut yakni I Wayan Suyasa dan I Komang Suarsana. Suyasa adalah eks Ketua DPD II Golkar Badung, sementara Suarsana adalah pengurus Partai Golkar di Bali.

Sarmuji menegaskan bahwa dinamika keluar-masuk kader adalah bagian dari “hukum alam” politik, terutama di partai dengan tingkat kompetisi tinggi seperti Golkar.

“Itu sebenarnya hukum alam saja. Yang tidak kuat lagi bersaing di persaingan yang ketat akan mencari tempat yang persaingannya lebih rendah. Bertahan di Golkar mungkin merasa berat, lalu mencari tempat lain,” ujar Sarmuji kepada Tribunnews, Minggu (25/1/2026).

Dia menegaskan, kompetisi di Golkar memang tidak mudah, apalagi banyak kader baru bermunculan yang menurutnya punya kualitas yang tidak kalah bagus.

Di sisi lain, Sarmuji justru menilai Golkar tetap menjadi magnet bagi kader dari partai lain.

“Kalau ditanya mengapa mereka masuk ke Golkar, karena ingin merasakan masuk ke liga utama dengan persaingan yang lebih tinggi,” katanya.

Meski demikian, Sarmuji menegaskan bahwa Golkar tidak pernah menutup pintu bagi siapa pun. 

“Tapi kalau ada yang memilih tempat lain karena tingkat persaingannya kurang, kan tidak bisa kami halangi,” pungkasnya.

Sejumlah nama yang sudah malang melintang di dalam dunia perpolitikan baik di tingkat nasional maupun lokal pun kini menjadikan PSI sebagai kendaraan politik menghadapi pemilu 2029.

Misalnya Bupati Penukal Abab Lematang Ilir dua periode (2016-2025) Heri Amalindo yang menyeberang ke PSI. 

Heri Amalindo sebelumnya merupakan kader PDIP.

Dan masih ada lagi kader PDIP di daerah lainnya yang pindah ke PSI, misalnya:

  • Mantan Ketua DPRD Ogan Komering Ilir (OKI)/ Ketua DPC PDIP Kabupaten OKI Abdiyanto;
  • Ginda Ferachtriawan (anggota DPRD Kota Surakarta Fraksi PDIP 2019–2024);
  • Dyah Retno Pratiwi (anggota DPRD Kota Surakarta Fraksi PDIP 2019–2024);
  • Wawanto (anggota DPRD Kota Solo dua periode dari Fraksi PDIP, Wawanto, 2014-2024).

Teranyar Calon Bupati Badung 2024-2029 yang juga mantan Ketua DPD Golkar Kabupaten Badung I Wayan Suyasa resmi pindah ke PSI.

Sebelumnya mantan elite DPP Partai NasDem Ahmad Ali dan Bestari Barus pun menyeberang dan kini sudah menjadi pengurus pusat PSI.

Bahkan, Ahmad Ali kini mengemban jabatan Ketua Harian DPP PSI.

Jokowi masih jadi magnet politik

Pengamat politik Agung Baskoro buka suara mengenai adanya sejumlah kader partai parlemen yang memilih pindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Agung mengatakan, ada Jokowi Effect di dalam PSI sehingga menjadi magnet politik.

“Secara personal, hadir Jokowi Effect di PSI sehingga menjadi magnet politik yang mampu memberikan berkah elektoral dan insentif lainnya,” kata Agung, saat dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (24/1/2026).

Selain itu, menurutnya, elit-elit dari sejumlah partai lain mempertimbangkan bahwa masih terbukanya ruang berkembang di PSI.

Hal itu, lanjutnya, dinilai akan menjadikan peran politik para politisi tersebut, lebih siginifikan daripada ketika di partai sebelumnya.

“Kemudian secara institusional, ruang berkembang untuk PSI masih terbuka sehingga banyak elit dari partai-partai lain pindah karena melihat peran politik mereka bisa menjadi lebih signifikan ketimbang sebelumnya,” jelas Agung.


Terbit di Tribunnews

  • TribunNews
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (601)
  • Media (605)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • Gibran in limbo as House mulls response
    Gibran in limbo as House mulls response
  • Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
    Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
  • Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?
    Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom Garuda TV IDN Times Inilahcom Investor ID Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Pengamat Sebut Isu Ijazah Jokowi-Gibran Belum Terkelola Baik, Singgung Kisah SBY di Pilpres 2004
Kutipan, Media

Pengamat Sebut Isu Ijazah Jokowi-Gibran Belum Terkelola Baik, Singgung Kisah SBY di Pilpres 2004

October 30, 2026 admin

Pengamat politik Agung Baskoro menilai, isu ijazah Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming dan ayah kandungnya, Presiden Ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) belum terkelola dengan baik. Agung mengatakan, isu ijazah Jokowi-Gibran ini berdampak negatif bagi keduanya. “Isu ijazah ini justru menggerus alias berimplikasi negatif bagi Jokowi effect. Apalagi isu ijazah Gibran,” kata Agung, saat dihubungi Tribunnews.com, pada […]

Jika Prabowo Tak Copot Nusron Wahid, Pengamat- Komitmen Pemberantasan Korupsi Dipertanyakan
Kutipan, Media

Jika Prabowo Tak Copot Nusron Wahid, Pengamat: Komitmen Pemberantasan Korupsi Dipertanyakan

October 30, 2026 admin

Pengamat politik Agung Baskoro menyampaikan pentingnya Presiden RI Prabowo Subianto untuk mencopot Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dari kabinet Merah Putih. Hal ini seiring mencuatnya kabar Nusron Wahid terjerat kasus dugaan korupsi pada lingkungan kementerian yang dipimpinnya. Agung menyoroti Nusron telah dua kali mangkir dari pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, lanjutnya, empat orang terdekatnya telah terjaring operasi tangkap […]

Pengamat Sebut Isu Ijazah Gibran Menurunkan Kepercayaan Publik kepada Pemerintah
Kutipan, Media

Pengamat Sebut Isu Ijazah Gibran Menurunkan Kepercayaan Publik kepada Pemerintah

October 29, 2026 admin

Polemik syarat pendidikan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka masih menjadi perbincangan publik. Dinamika di parlemen juga terus bergulir pasca-Putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai, isu ijazah Gibran berdampak pada menurunya kepercayaan publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran. Survei Trias Politika dalam rangka 2 tahun […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis