Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Pramono Bicara Cukup Satu Periode

October 13, 2025 admin
Pramono Bicara Cukup Satu Periode
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo (Foto: Khairizal Anwar/RM)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo merasa, satu periode di DKI sudah cukup. Alasannya, Pramono mengaku sudah lama menjadi pejabat.

Pramono sudah merasakan banyak jabatan, baik di eksekutif maupun legislatif. Di legislatif, dia menjadi anggota DPR dari 1999 hingga 2015. Puncaknya, dia menjabat sebagai Wakil Ketua DPR pada periode 2009-2014. Pada 12 Agustus 2015, Pramono diangkat menjadi Sekretaris Kabinet oleh Presiden ke-7 RI Jokowi. Pramono menduduki posisi itu hingga 20 September 2024, saat mengikuti Pilkada DKI Jakarta.

Dengan berbagai posisi strategis yang pernah diduduki, Pramono merasa sudah cukup. Menjadi Gubernur DKI adalah penutup karier panjangnya di panggung publik.

“Target saya pengin jadi gubernur satu periode. Saya memutuskan dan benar-benar satu periode, dan berhenti,” kata mantan Sekjen PDIP ini, di Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Pramono menganggap, waktunya untuk beristirahat segera tiba. Setelah 25 tahun tanpa jeda menjadi pejabat publik, ditambah lima tahun sebagai gubernur, Pramono merasa tidak lagi memiliki ambisi politik yang perlu dikejar.

Pramono bahkan sempat berencana pensiun, sebelum akhirnya diminta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk maju sebagai Gubernur DKI Jakarta. Amanah itu ia terima, meski saat itu peluang elektoralnya nyaris nol.

“Saya sebenarnya orang yang tidak pernah ingin muncul di publik, tapi ketika ditunjuk, saya terima, meski surveinya nol persen,” ungkapnya.

Keputusan itu, kata Pramono, dilandasi rasa tanggung jawab serta keinginan menuntaskan berbagai persoalan klasik di Jakarta, mulai dari tata kota hingga kesejahteraan warga. Dia ingin pemerintahannya dikenal karena kerja nyata, bukan karena perhitungan politik.

“Saya sudah jadi pejabat lama banget. Selama 25 tahun nggak pernah putus. Tambah lima tahun jadi gubernur, sudah 30 tahun. Sudahlah,” ujarnya, sambil tersenyum.

Di tengah hiruk-pikuk politik Jakarta, Pramono berusaha menjaga jarak dari kepentingan elektoral. Dia ingin fokus bekerja tanpa tekanan politik, agar setiap kebijakan bisa diambil dengan lebih objektif dan berpihak pada warga.

Tanpa beban politik, Pramono mengaku lebih leluasa menjalankan program prioritas, terutama menyelesaikan pekerjaan rumah yang belum tuntas dari masa lalu. Dia menaruh perhatian besar pada persoalan perumahan rakyat dan penataan kawasan kumuh yang masih membayangi sejumlah wilayah ibu kota.

“Saya sebagai gubernur ingin menyelesaikan persoalan-persoalan gubernur sebelumnya yang tidak selesai, termasuk Kampung Bayam, karena saya nggak punya beban,” tegasnya.

Pramono berjanji menuntaskan masa baktinya dengan penuh tanggung jawab. Dia ingin meninggalkan warisan kepemimpinan yang kuat dalam birokrasi dan tata kelola pemerintahan di Jakarta.

Baginya, keberhasilan pemimpin bukan ditentukan dari lamanya menjabat, melainkan dari seberapa besar perubahan yang dirasakan masyarakat. Satu periode, menurutnya, sudah cukup jika digunakan secara efektif untuk membawa perubahan nyata.

Dia juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang terbuka dan kolaboratif. Selama memimpin, Pramono tidak membawa satu pun aparatur dari luar untuk menempati posisi strategis di Pemprov DKI. Hal ini demi menjaga soliditas dan kepercayaan antarpegawai.

Kebijakan itu, lanjutnya, membuat lingkungan kerja di Balai Kota lebih tenang dan kompak. Dia juga menanamkan disiplin waktu sebagai bagian dari budaya kerja baru di lingkungan birokrasi ibu kota.

“Saya memang orang yang selalu datang lima menit sebelum acara. Karena itulah yang mengubah culture kita. Percuma kita berteori kalau tidak bisa mendisiplinkan waktu,” ujarnya.

Selain pembenahan birokrasi, Pramono juga fokus mempersempit kesenjangan sosial melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Menurutnya, pendidikan menjadi kunci pemerataan kesempatan bagi warga Jakarta.

“Saya ingin anak-anak dari keluarga tidak mampu punya kesempatan yang sama untuk bermimpi besar,” katanya

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai, yang dikatakan Pramono menjadi pesan positif yang patut diapresiasi. “Pemimpin memang harus tahu batas: kapan bertahan dan harus mundur,” ucapnya.

Sementara. Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah memandang, sejauh ini Pramono berhasil menjadi pejabat normatif. Kebijakan yang diambil selalu sesuai koridor.

Mengenai peta politik ke depan, Dedi menyarankan Pramono tidak buru-buru mengambil sikap. “Seharusnya ia tetap melanjutkan karier kekuasaannya. Karena sebenarnya hasrat berpolitik itu tidak selalu keinginan personal, bisa saja keinginan publik juga,” pungkasnya.


Terbit di Rakyat Merdeka

  • Rakyat Merdeka
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (601)
  • Media (605)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • Gibran in limbo as House mulls response
    Gibran in limbo as House mulls response
  • Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
    Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
  • Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?
    Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom Garuda TV IDN Times Inilahcom Investor ID Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Prabowo-Mega Ketemu, Jokowi- Sangat Baik
Kutipan, Media

Prabowo-Mega Ketemu, Jokowi: Sangat Baik

October 5, 2026 admin

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyambut positif pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Menurut Jokowi, pertemuan kedua tokoh tokoh bangsa tersebut merupakan hal yang sangat baik. “Ya, sangat baik. Pertemuan Bapak Presiden Prabowo dengan seluruh tokoh bangsa, saya kira sangat baik. Termasuk sama Ibu Megawati, sangat baik,” kata Jokowi di […]

Presiden ke-7 RI Masuk PSI, Puan Ucapkan Selamat ke Jokowi
Kutipan, Media

Presiden ke-7 RI Masuk PSI, Puan Ucapkan Selamat ke Jokowi

October 2, 2026 admin

Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan ucapan selamat kepada Presiden ke-7 RI Jokowi yang sudah mengumumkan masuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI).  “Selamat untuk Pak Jokowi,” ucap Puan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026). Puan menganggap, masuknya Jokowi ke PSI sebagai kabar baik. “Alhamdulillah,” imbuhnya. Juru Bicara PSI Dedek Prayudi bersyukur dengan sikap Puan dalam […]

Ternyata, Jokowi Sudah Setahun Masuk PSI
Kutipan, Media

Ternyata, Jokowi Sudah Setahun Masuk PSI

September 28, 2026 admin

Presiden ke-7 RI Jokowi tak ragu-ragu lagi mengungkapkan posisi politiknya di PSI. Saat blusukan di Bandung, Jawa Barat, Jokowi memamerkan kartu tanda anggota (KTA) PSI di hadapan para kader PSI. Ternyata, Jokowi sudah setahun masuk partai berlambang gajah itu. Jokowi kembali melanjutkan safari politiknya. Kali ini, mantan wali kota Solo ini blusukan ke Kota Bandung, […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis