Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Makna Pertemuan Jokowi dan Abu Bakar Baasyir, Pakar: Rangkul Semua Kalangan, Perkuat Jokowi Effect

September 30, 2025 admin
Makna Pertemuan Jokowi dan Abu Bakar Baasyir, Pakar: Rangkul Semua Kalangan, Perkuat Jokowi Effect
DATANGI JOKOWI - Pendiri Ponpes Al Mukmin Ngruki Abu Bakar Ba'asyir mendatangi Joko Widodo (Jokowi) di kediaman Sumber, Banjarsari, Solo, pada Senin (29/9/2025). Abu Bakar Ba'asyir sengaja mendatangi presiden ketujuh RI ini untuk menyampaikan nasihat agar Jokowi menjadi pembela Islam yang kuat. Direktur Eksekutif Trias Politika, Agung Baskoro mengungkap makna dibalik pertemuan Presiden ke-7 RI Jokowi dengan Abu Bakar Ba'asyir di Solo.

Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro menanggapi pertemuan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dengan Abu Bakar Ba’asyir, pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah. Jokowi bertemu dengan Abu Bakar Ba’asyir di kediaman Jokowi yang berada di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin (29/9/2025). Saat menanggapi pertemuan Jokowi dan Abu Bakar Ba’asyir ini, Agung menilai hal ini bisa bermakna bahwa Jokowi ingin merangkul semua kalangan. Termasuk merangkul Abu Bakar Ba’asyir yang dikenal sebagai tokoh Islam yang konservatif.

Selain itu, pertemuan Jokowi dengan Abu Bakar Ba’asyir ini juga bisa menjadi senjata Jokowi untuk melawan isu ijazah palsu hingga soal pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka yang belakangan ramai jadi perbincangan publik.

“Iya. Pertama, counter narasi. Jelas, ya. Jadi, situasi ini bisa membuat ya isu soal ijazah, pemakzulan, dan yang lain itu berdiri sama rata, dengan isu misalkan silaturahim beliau dengan Pak Abu Bakar Ba’asyir.”

“Yang kedua memang menegaskan bahwa Pak Jokowi ini ingin merangkul semua kalangan. Bahkan Islam yang sangat konservatif sekalipun diberi ruang di kediaman beliau,” kata Agung dalam program Kompas Petang di Kompas TV, Senin (29/9/2025).

Menurut Agung, tak mudah bagi Jokowi yang merupakan tokoh nasionalis untuk berinteraksi dengan Abu Bakar Ba’asyir, tokoh Islam konservatif yang mendukung penerapan hukum Islam dalam suatu negara. Untuk itu, momen pertemuan ini bisa menjadi hal yang positif bagi Jokowi karena bisa membuat magnet figurnya atraktif. Agung menilai Jokowi effect ini nyatanya masih dibutuhkan oleh Gibran dan keluarga solo untuk Pemilu 2029 mendatang.

“Dan ini tidak mudah ya memposisikan diri sebagai istilahnya tokoh nasionalis yang kemudian berinteraksi dengan Islam konservatif, yang kita tahu Pak Abu Bakar Ba’asyir mendukung penerapan penerapan Islam ya hukum Islam semacam itu.”

“Jadi saya melihat ini sebuah arena situasi yang positif bagi Pak Jokowi untuk membuat magnet figurnya semakin atraktif, untuk memperkuat Jokowi effect itu.”

“Karena di 2029 itu dibutuhkan oleh PSI, oleh Mas Gibran, oleh keluarga Solo secara keseluruhan seperti itu,” kata Agung.

Abu Bakar Baasyir Kunjungi Jokowi di Solo

Pertemuan dadakan antara Jokowi dan Abu Bakar Ba’asyir berlangsung pada hari ini Senin (29/9/2025). Abu Bakar Baasyir datang pada 12.35 WIB dengan mengendarai mobil Toyota Camry warna hitam. Jokowi mengaku kaget dengan kedatangan Abu Bakar Baasyir. Ia pun menyambut kedatangan Abu Bakar Ba’asyir dengan mengenakan kemeja batik lengan panjang dan celana hitam panjang.

“Assalamualaikum,” ujar Abu Bakar Ba’asyir.

Jokowi yang sudah berdiri di depan rumah lalu menjawab salam dari Abu Bakar Ba’asyir.

“Waalaikumsalam. Ngaturaken sugeng rawuh, monggo-monggo,” ujar Jokowi sambil mencium tangan Abu Bakar Baasyir. Tampak keduanya berjabat tangan lalu masuk ke rumah Jokowi. Saat ditemui awak media, Jokowi mengaku kaget dengan kedatangan Abu Bakar Baasyir. Pasalnya, kedatangan Abu Bakar Baasyir di luar agenda Jokowi. Jokowi mengaku mendapat nasihat dari Abu Bakar Baasyir agar mengabdi pada Islam.

“Ya, sangat kaget saya kedatangan beliau. Intinya beliau menasihati saya untuk mengabdi pada Islam,” ucap Jokowi singkat lalu masuk ke rumah.

Nasihati Jokowi agar Jadi Pembela Islam yang Kuat

Abu Bakar Ba’asyir sengaja mendatangi presiden ketujuh RI ini untuk menyampaikan nasihat agar Jokowi menjadi pembela islam yang kuat.

“Saya hanya menasihati. Orang islam itu wajib menasihati rakyat, pemimpin dan orang kafir.”

“Pak Jokowi ini orang yang kuat. Mudah-mudahan jadi pembela islam yang kuat. Itu saja,” ungkap Ba’asyir, dilansir Tribun Solo.

Ia menyampaikan nasihat ini dalam rangka menegakkan hukum islam. Selain mendatangi Jokowi, ia juga menyurati Presiden Prabowo Subianto agar menegakkan hukum islam di Indonesia.

“Nasihatnya supaya kembali mengamalkan hukum islam dengan baik. Sebab saya sedang berjuang minta supaya negara ini diatur dengan hukum islam. Presiden pun saya nasehati lewat surat. Itu saja,” terangnya.

Menurutnya, penyampaian nasihat ini merupakan kewajiban seorang ulama. Ia pun pasrah terhadap Allah mengenai respons atas nasihat itu.

“Nasihat itu kewajiban seorang ulama menasihati. Menasihati rakyat, menasihati pemimpin, menasihati orang kafir. Mau tidak mau Allah yang menentukan bukan saya. Itu saja tidak ada tujuan yang lain,” tuturnya.

Jokowi sendiri mengaku kaget didatangi Baasyir. Ia pun menyampaikan nasihat yang diterimanya ke awak media.

“Sangat kaget saya kedatangan beliau. Intinya beliau menasihati saya untuk mengabdi pada Islam,” katanya.


Terbit di Tribunnews

  • TribunNews
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (511)
  • Media (515)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • 5 Sinyal Politik di Balik Safari Jokowi- Ada Kekuatan Besar Bakal Kena Imbas?
    5 Sinyal Politik di Balik Safari Jokowi: Ada Kekuatan Besar Bakal Kena Imbas?
  • “Jokowi Masih Punya Magnet”, Seberapa Kuat PSI Bersaing dengan Partai Besar?
    “Jokowi Masih Punya Magnet”, Seberapa Kuat PSI Bersaing dengan Partai Besar?
  • Pengamat Dorong Prabowo Reshuffle Total Kabinet dan Perbaiki Gaya Komunikasi
    Pengamat Dorong Prabowo Reshuffle Total Kabinet dan Perbaiki Gaya Komunikasi

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom IDN Times Inilahcom Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

5 Sinyal Politik di Balik Safari Jokowi- Ada Kekuatan Besar Bakal Kena Imbas?
Kutipan, Media

5 Sinyal Politik di Balik Safari Jokowi: Ada Kekuatan Besar Bakal Kena Imbas?

August 4, 2026 admin

Safari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke sejumlah daerah memunculkan sejumlah sinyal politik menjelang Pemilu 2029. Kunjungan yang diwarnai penerimaan gelar adat di Lampung dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai pengamat bukan sekadar agenda kebudayaan, tetapi juga berkaitan dengan upaya menjaga pengaruh politik setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Pada 26–28 Juni 2026, Jokowi menerima gelar adat “Baginda Pemuka Bangsa” di Lampung. Kemudian, pada […]

“Jokowi Masih Punya Magnet”, Seberapa Kuat PSI Bersaing dengan Partai Besar?
Kutipan, Media

“Jokowi Masih Punya Magnet”, Seberapa Kuat PSI Bersaing dengan Partai Besar?

August 4, 2026 admin

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dinilai masih memiliki daya tarik politik yang berpotensi memberi efek elektoral bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Analisis itu muncul setelah kunjungan Jokowi ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 mendapat sambutan masyarakat. Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro menilai NTT masih menjadi salah satu wilayah dengan basis dukungan laten bagi Jokowi. Menurutnya, kondisi […]

Pengamat Dorong Prabowo Reshuffle Total Kabinet dan Perbaiki Gaya Komunikasi
Kutipan, Media

Pengamat Dorong Prabowo Reshuffle Total Kabinet dan Perbaiki Gaya Komunikasi

July 30, 2026 admin

Pengamat Politik yang juga Direktur Eksekutif Trias Politika, Agung Baskoro, menilai Presiden Prabowo Subianto perlu segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pemerintahan, baik dari sisi komposisi kabinet maupun gaya kepemimpinan.  Menurutnya langkah tersebut penting untuk menghentikan tren penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah. Agung mengatakan secara kelembagaan atau institusional, reshuffle atau perombakan kabinet pemerintahan perlu […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis