Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Mampukah Pidato Prabowo Redam Gejolak di Masyarakat?

September 3, 2025 admin
Mampukah Pidato Prabowo Redam Gejolak di Masyarakat?
Pernyataan Prabowo merespons aksi demo dinilai mampu untuk sementara waktu meredakan gejolak di masyarakat, namun akan menjadi bom waktu jika tak ada perubahan. (Arsip Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto merespons gelombang demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah beberapa waktu belakangan.
Dalam pernyataan pers di Istana Merdeka, Minggu (31/8), Prabowo menyampaikan beberapa hal di antaranya menghormati dan terbuka terhadap kebebasan penyampaian pendapat

Namun, menurut dia, peristiwa yang terjadi belakangan juga mengarah pada gejala tindakan-tindakan melawan hukum, mengarah pada makar dan terorisme.

Ia pun meminta polisi dan TNI untuk mengambil tindakan terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi.

Prabowo juga menyatakan DPR RI akan mencabut sejumlah kebijakan bagi anggota, termasuk besaran tunjangan dan kunjungan kerja ke luar negeri.

Beberapa anggota DPR RI yang membuat pernyataan keliru, kata dia, juga telah dinonaktifkan.

“Kepada seluruh masyarakat, silakan sampaikan aspirasi murni secara damai. Kami pastikan akan didengar, akan dicatat, dan akan kita tindaklanjuti,” kata Prabowo, Minggu (31/8).

Direktur Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai pernyataan-pernyataan Prabowo hanya mampu meredakan gejolak di masyarakat untuk sementara waktu.

Ia mengibaratkan saat ini Indonesia sedang mengalami demam. Pernyataan Prabowo itu akan meredakan demam.

“Ibarat kata, kita ini lagi demam. Nah sekarang ya istilah kata ini peredanya paracetamol. Tapi kita belum menemukan sebenarnya kita ini sakit apa, flu, batuk, atau ada sakit yang lebih serius,” kata Agung saat dihubungi, Selasa (2/9).

Oleh karena itu, kata dia, akar muasal demam atau penyebab gejolak di masyarakat harus dicari tahu dan ditangani secara serius, tak cukup hanya dengan pidato.

Ia mengatakan harus ada reformasi kelembagaan DPR RI dan reformasi kepolisian dalam penanganan demonstrasi agar tidak terjadi gejolak serupa di kemudian hari.

“Kita juga perlu kemudian mengevaluasi program-program pemerintahan yang memang itu bisa direlokasi untuk difokuskan ke bidang-bidang lain yang lebih membutuhkan dengan situasi ekonomi seperti sekarang,” ujarnya.

Agung mengingatkan adanya bom waktu jika tidak ada perubahan mendasar dari lembaga-lembaga setelah gelombang demonstrasi beberapa waktu belakangan.

“Akan jadi bom waktu dan akan meledak lagi kalau enggak ada perubahan mendasar. Jadi jangan terlena, karena ini bisa terakumulasi lagi dan pada suatu momen bahaya bagi stabilitas kita secara keseluruhan,” ujarnya.

Di sisi lain, Agung juga menyoroti soal pernyataan Prabowo terkait makar dan terorisme.

Menurutnya, pernyataan itu disampaikan Prabowo agar masyarakat juga waspada jangan sampai aksi protes selama ini ditunggangi pihak tertentu.

“Supaya tidak memicu kericuhan, kerusuhan, konflik horizontal. Kita nggak mau masyarakat lawan masyarakat di bawah gara-gara ada situasi yang tidak kondusif di bawah. Akhirnya timbul penjarahan, pembakaran, dan seterusnya,” kata Agung.

Tidak menyinggung akar kemarahan publik
Terpisah, Direktur Imparsial Ardi Manto menilai pernyataan Prabowo jauh dari substansi dan tidak menyinggung akar kemarahan publik yang terjadi akhir-akhir ini.

Menurut dia, pernyataan Prabowo cenderung mensimplifikasi persoalan menjadi personal pada pribadi-pribadi anggota DPR, yang memang tidak cakap dalam menyerap aspirasi dan pikiran rakyat.

Ia berpendapat ada dua akar persoalan di masyarakat.

Pertama, ketimpangan ekonomi yang disebabkan distribusi kekayaan negara yang hanya terkonsentrasi pada segelintir elit oligarki. Lalu rakyat dipajaki tinggi, sementara elite mendapat gaji dan tunjangan tinggi.

Kedua, sikap represif negara terhadap protes atau suara rakyat, baik yang dilakukan oleh Polisi maupun TNI.

“Perlu diingat, bahwa di luar dari kasus Affan, publik juga mencatat bagaimana negara menggunakan TNI dalam merampas berbagai sumber daya masyarakat,” kata Ardi.

Ia mengatakan kebebasan berserikat dan berekspresi publik akan terancam karena Prabowo mengizinkan militer terlibat dalam menjaga situasi keamanan.

Menurutnya, hal itu seolah memberi pesan kepada publik bahwa negara akan mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang kritis.

Pelibatan militer, kata dia, seperti pesan simbolik Prabowo kepada pihak-pihak yang kritis selama ini.

“Asumsi Presiden tersebut justru untuk melegitimasi pembungkaman terhadap suara kritis masyarakat. Jadi masyarakat yang masih kritis akan dapat dianggap makar atau melakukan teror sehingga akan ditindak secara tegas,” katanya.


Terbit di CNN Indonesia

  • CNNIndonesia
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (511)
  • Media (515)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • 5 Sinyal Politik di Balik Safari Jokowi- Ada Kekuatan Besar Bakal Kena Imbas?
    5 Sinyal Politik di Balik Safari Jokowi: Ada Kekuatan Besar Bakal Kena Imbas?
  • “Jokowi Masih Punya Magnet”, Seberapa Kuat PSI Bersaing dengan Partai Besar?
    “Jokowi Masih Punya Magnet”, Seberapa Kuat PSI Bersaing dengan Partai Besar?
  • Pengamat Dorong Prabowo Reshuffle Total Kabinet dan Perbaiki Gaya Komunikasi
    Pengamat Dorong Prabowo Reshuffle Total Kabinet dan Perbaiki Gaya Komunikasi

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom IDN Times Inilahcom Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Kutipan, Media

Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung

July 8, 2026 admin

Presiden Ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal prosesi injak kepala kerbau saat menerima gelar ‘Baginda Pemuka Bangsa’ di Lampung beberapa waktu lalu. Jokowi mengatakan prosesi menginjak kepala kerbau itu merupakan tradisi masyarakat Lampung yang sudah dilaksanakan secara turun-temurun. Ia menegaskan tidak ada muatan politik dalam upacara adat tersebut. “Itu bentuk penghormatan dari Istana […]

Partai Buruh di Indonesia Minim Kesadaran Kelas, Dikooptasi Oligarki
Kutipan, Media

Partai Buruh di Indonesia Minim Kesadaran Kelas, Dikooptasi Oligarki

July 1, 2026 admin

Sekretaris Jenderal Partai Buruh Ferri Nuzarli dan sekitar 1,3 juta anggota dan pengurus Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) ramai-ramai mundur dari partai. Ferri mengklaim muncul perbedaan pandangan mengenai arah perjuangan partai. Keputusan Ferri dan para anggota serta pengurus hengkang tidak berselang lama setelah Presiden Partai Buruh Said Iqbal masuk dalam kekuasaan. Said kini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan […]

Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Kutipan, Media

Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau Dinilai Tantang Bertarung PDIP

June 29, 2026 admin

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro menilai ritual injak kepala kerbau yang dilakukan Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) dimaksudkan atau ditujukan kepada PDIP.Menurut Agung, secara denotafif, ritual tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada salah satu kekayaan dari budaya Nusantara. “Kepala kerbau yang diinjak Pak Jokowi, menjelaskan bahwa dirinya mengapresiasi nilai-nilai budaya atau adat yang ada […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis