Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Kenapa Dualisme di PPP Bisa Terjadi Lagi?

October 2, 2025 admin
Kenapa Dualisme di PPP Bisa Terjadi Lagi?
Kader menghadiri Tasyakuran Muktamar X PPP versi Ketua Umum PPP terpilih Agus Suparmanto di kawasan Ancol, Jakarta, 28 September 2025. Antara/Indrianto Eko Suwarso

DUALISME kepengurusan PARTAI Persatuan Pembangunan atau PPP kembali terjadi setelah Muktamar ke-10 PPP di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada Sabtu, 27 September 2025. Agus Suparmanto maupun Muhamad Mardiono sama-sama mengklaim kemenangan sebagai Ketua Umum PPP. Forum tertinggi partai tersebut sempat ricuh dan dihentikan lebih cepat dua hari dari agenda awal.

“Titik konfliknya saling berebut ketua umum partai. Keduanya sama-sama merasa paling sah sebagai ketum partai,” kata Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno dihubungi pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Pertentangan elite PPP disebabkan kegagalan partai dalam pemilihan umum 2024. Upaya partai berlogo Ka’bah ke Senayan kandas karena tidak memenuhi parliamentary threshold atau ambang batas parlemen sebesar 4 persen. PPP tidak lolos untuk pertama kalinya ke Dewan Perwakilan Rakyat, sejak partai ini berdiri pada 1973.

Kubu Agus Suparmanto mendaftarkan kepengurusan hasil Muktamar X ke Kementerian Hukum pada Rabu, 1 Oktober 2025. Agus diwakili oleh Sekretaris Jenderal PPP Taj Yasin Maimoen dan Ketua Dewan Pertimbangan PPP Muhammad Romahurmuziy. Taj Yasin mengklaim tidak ada perselisihan di internal PPP dan Agus telah menang secara aklamasi.

Taj Yasin melampirkan tujuh berkas sebagai syarat pendaftaran. Ketujuh berkas itu, yakni surat permintaan pengesahan anggaran dasar anggaran rumah tangga atau AD/ART, pengesahan surat keputusan, daftar hadir dalam muktamar, dokumentasi muktamar, berita acara muktamar, konsideran hasil dokumentasi, hingga surat dari Mahkamah PPP. 

Menurut Taj Yasin, PPP menunggu tindak lanjut dari Kementerian Hukum perihal pengesahan kepengurusan di bawah kepemimpinan Agus Suparmanto. “Nanti akan dikoreksi oleh pimpinan Kementerian Hukum dan kami tunggu. Secepatnya kalau bisa (sah), harapan kami,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah ini di kantor Kementerian Hukum, Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas telah mengesahkan kepengurusan PPP kubu Mardiono. Supratman mengatakan pihak Mardiono mendaftarkan kepengurusannya pada Selasa, 30 September 2025. Politikus Partai Gerindra itu menandatangani berkas pengesahan itu sehari setelahnya, pada Rabu, 1 Oktober 2025. 

Pengesahan kepengurusan Mardiono berdasarkan penelitian Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum. Supratman mengatakan Kementerian Hukum mengacu pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga muktamar kesembilan PPP di Makassar pada 2020. Ketentuan pemilihan calon Ketua Umum PPP berdasarkan muktamar ke-9 itu tetap dan tidak berubah.

Supratman menyatakan tidak tahu apakah kubu Mardiono telah mengambil kembali surat pengesahan kepengurusan tersebut. Mantan Ketua Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat ini menceritakan ia menandatangani surat pengesahan kepengurusan PPP kemarin antara pukul 10.00-11.00 WIB. 

Sore harinya, kubu Agus Suparmanto baru mendaftarkan kepengurusan. “Intinya surat keputusan Menteri Hukum tentang pengesahan kepengurusan hasil Muktamar ke-10 itu sudah saya tandatangani kemarin,” kata Supratman di kompleks DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 2 Oktober 2025..

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menjelaskan bahwa pemerintah bisa berperan penting dalam memecahkan konflik di PPP. Sebab, dua kubu sama-sama menghormati Presiden Prabowo Subianto. Namun, menurut Agung, elite di internal partai juga seharusnya mencari solusi terbaik supaya konflik segera selesai. 

“Agar konsolidasi internal terjadi dan publik kembali simpati,” kata Agung dihubungi pada Kamis, 2 Oktober 2025. Ia mencatat, dualisme kepemimpinan di PPP bukan yang pertama terjadi. PPP juga terbelah pada 2014, setelah Suryadharma Ali tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Suryadharma yang saat itu menjabat ketua umum, berselisih dengan sekjen partai Muhammad Romahurmuziy.

Saat kubu Mardiono mendongkel Suharso Monoarfa dari jabatan ketua umum pada 2022, juga sudah terjadi perpecahan di lingkup internal partai. Suharso diganti karena tersandung pernyataannya tentang “amplop kiai” yang kemudian berpolemik. Mardiono lantas menjabat pelaksana tugas ketua umum selama tiga tahun. 

Adi Prayitno mengatakan secara ideal islah solusi terbaik bagi masalah PPP. Apalagi Undang-Undang partai politik menyebut konflik internal diselesaikan di Mahkamah Partai. Tapi islah sulit diwujudkan sebab dua kubu pasti berebut legalitas di Kementerian Hukum.

Menurut Adi, jika langkah islah diambil PPP, peluang lolos pada pemilu 2029 masih terbuka. Sebab ambang batas parlemen diturunkan, bukan lagi 4 persen. “Tapi kalau konfliknya berkepanjangan, berat bagi PPP lolos di 2029. PPP harus sadar bahwa tujuan utama mereka lolos parlemen,” kata dia.

Formatur kepengurusan PPP kubu Agus sebenarnya sudah bekerja melengkapi bakal calon dewan pimpinan pusat partai. Ketika menyerahkan berkas ke Kementerian Hukum kemarin, PPP baru mendaftarkan Taj Yasin sebagai Sekretaris Jenderal dan Agus Suparmanto sebagai Ketua Umum. “Untuk siapa saja yg akan masuk kepengurusan DPP ini masih akan diselesaikan,” kata Taj Yasin dihubungi pada Kamis pagi.

Kubu Agus belum merespons pesan Tempo pada Kamis, saat ditanya soal pengesahan kepengurusan pimpinan Mardiono oleh Kementerian Hukum. Satu-satunya cara yang bisa diambil oleh Agus, jika tidak puas dengan penetapan kepengurusan Mardiono oleh pemerintah adalah dengan cara mengajukan gugatan di pengadilan.


Terbit di TEMPO

  • Tempo
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (601)
  • Media (605)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • Gibran in limbo as House mulls response
    Gibran in limbo as House mulls response
  • Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
    Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
  • Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?
    Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom Garuda TV IDN Times Inilahcom Investor ID Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Siapa Untung Elektabilitas Prabowo Merosot
Kutipan, Media

Siapa Untung Elektabilitas Prabowo Merosot

October 26, 2026 admin

SELAMA hampir dua jam, rombongan Relawan Gibran Juara (Gi-Joe) berdiskusi dengan mantan presiden Joko Widodo di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Rabu, 21 Oktober 2026. Ketua Umum Gi-Joe Benny Parapat mengatakan pertemuan itu membahas dinamika politik hingga sedikit menyinggung survei elektabilitas Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Benny mengatakan Jokowi tidak memberikan arahan khusus untuk menjaga […]

Perlukah Partai Punya Perwakilan di Semua Provinsi
Kutipan, Media

Perlukah Partai Punya Perwakilan di Semua Provinsi

October 23, 2026 admin

Di hadapan hakim Mahkamah Konstitusi, Yance Arizona mengatakan persyaratan pendirian partai politik, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik, menghambat hak konstitusional warga negara untuk mendirikan partai. Salah satunya syarat memiliki perwakilan di semua provinsi. Syarat tersebut tercantum dalam Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Partai Politik yang digugat Yance selaku kuasa […]

Lembaga Survei Mana yang Layak Dipercaya
Kutipan, Media

Lembaga Survei Mana yang Layak Dipercaya

October 23, 2026 admin

Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) memiliki sejumlah cara untuk menjaga kualitas hasil survei anggotanya dan mengawasi lembaga survei agar tidak menyimpang. Cara itu di antaranya meningkatkan kapasitas para periset lewat kegiatan summer program dan konsisten mengaudit lembaga survei anggota perhimpunan ketika terjadi perbedaan hasil sigi yang signifikan. Persepi menggelar summer program setiap tahun pada […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis