Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Budi Arie Bakal Gabung Gerindra, Pengamat: Projo Butuh Back Up Politik

November 3, 2025 admin
Budi Arie Bakal Gabung Gerindra, Pengamat- Projo Butuh Back Up Politik
Ketua Umum Projo periode 2025-2030, Budi Arie Setiadi di Hotel Grand Sahid, Jakarta. (IDN Times/Aryodamar)

Kongres ke-3 Projo yang digelar pada akhir pekan kemarin memberikan sejumlah kejutan. Budi Arie Setiadi yang kembali terpilih menjadi ketua umum berencana bergabung dengan Partai Gerindra yang kini dipimpin Prabowo Subianto. Logo Projo juga akan diubah dan berpeluang tak menggunakan wajah Joko “Jokowi” Widodo.

Menurut Direktur Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, langkah yang ditempuh Budi Arie merupakan sesuatu yang logis. Apalagi, kini Jokowi tidak lagi memiliki kekuasaan penuh seperti ketika ia masih menjadi presiden.

“Langkah Budi Arie untuk masuk ke Partai Gerindra dan mengganti logo Projo agar tak identik dengan Pak Jokowi, merupakan langkah pragmatisme politik yang logis dan realistis. Karena suka atau tidak, Budi Arie butuh back up politik baru pasca Pak Jokowi tak lagi menjabat,” ujar Agung ketika dihubungi, Senin (3/11/2025).

Apalagi, menurut Agung, berbagai sikap Projo yang kerap melindungi keluarga Solo dari serangan narasi negatif, tidak berbuah insentif politik yang maksimal.

1. Perubahan logo Projo dimaknai tak ingin lagi diasosiasikan dengan Jokowi

Sementara, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menilai langkah Projo mengubah logo agar tak lagi terlalu kental nuansa Jokowi, sudah menjadi indikasi awal organisasi relawan itu mulai meninggalkan mantan Wali Kota Solo tersebut.

“Ini bukan sekadar soal Pak Budi Arie yang ingin berpartai seperti Gerindra, tetapi ada transformasi politik seperti menghilangkan siluet foto Jokowi di logo mereka. Itu kan menjadi penegas betapa Projo tidak ingin diidentifikasi lagi sebagai bagian dari Pak Jokowi,” ujar Adi ketika dihubungi, Senin (3/11/2025).

Padahal, sejak dulu, Projo diketahui merupakan bagian dari Jokowi. “Kan bahkan dulu ada kalimat ‘putih kata Jokowi, maka putih juga kata Projo. Merah kata Jokowi, maka merah pula kata Projo,” tutur dia.

Adi bahkan menyentil sikap Budi Arie yang menyebut tetap akan bersama Jokowi, meski berencana bergabung dengan Gerindra.

“Kalau memang ingin tegak lurus bersama Jokowi, maka pilihan politiknya bukan ke Gerindra, tetap misalnya bersama dengan PSI (Partai Solidaritas Indonesia) yang tetap dekat dengan Jokowi. Termasuk logonya tak perlu diubah,” katanya.

Indikasi lainnya Budi Arie ingin menciptakan jarak dengan Projo dan Jokowi, yaitu Budi menyampaikan makna nama Projo bukan singkatan “Pro Jokowi” melainkan diambil dari Bahasa Sansekerta yang bermakna “negeri’. Mantan Menkominfo itu bahkan menyebut medialah yang membentuk opini Projo merupakan singkatan dari Pro Jokowi.

2. Anggota Projo terdiri dari kader partai politik lainnya

Sementara, Sekretaris Jenderal Projo, Handoko mengatakan, dalam AD/ART Projo yang sempat disepakati, organisasi relawan itu tidak akan menjadi underbow dari parpol mana pun. Para pengurus Projo, kata Handoko, terbuka bila Budi Arie akan resmi bergabung menjadi kader Gerindra.

“Saya sendiri ini kader Partai Golkar. Kebetulan saya merupakan ketua di DPP Partai Golkar. Jadi, bagi kami biasa saja (Budi Arie mau bergabung ke Gerindra),” kata Handoko, hari ini.

Di sisi lain, politikus Partai Gerindra, Hendarsam Marantoko, mengatakan pihaknya menyambut baik niat Budi Arie bergabung dengan parpol yang didirikan Prabowo itu.

“Tetapi, Gerindra memiliki kultur dan struktur yang kuat. Dalam contoh kasus Noel (eks Wamen Ketenagakerjaan), ada anggota partai, ada kader partai dan pengurus partai. Ketiga hal itu memiliki terminologi berbeda,” kata Hendarsam ketika dihubungi pada Minggu kemarin.

Soal apakah Budi Arie akan diterima menjadi bagian dari kader Gerindra, Hendarsam menyerahkan hal tersebut sepenuhnya kepada DPP Partai Gerindra.

3. Budi Arie bantah ingin bergabung Gerindra demi dapat perlindungan hukum

Sementara, Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, membantah alasannya bergabung ke Gerindra demi mendapatkan perlindungan hukum. Apalagi, Budi kerap disebut di persidangan ikut terlibat menghalangi proses agar situs judi daring tidak diblokir. Sebagai imbalannya, Budi disebut di pengadilan turut menerima sejumlah uang.

“Untuk kasus judi online, pengadilan sudah memutuskan proses hukum sedang berlangsung, dan tidak ada keterkaitan serta hubungan mereka semua dengan saya,” ujar Budi, Minggu, 2 November 2025.

Bahkan, kata mantan Menteri Koperasi itu, kepolisian diklaim telah menyatakan tidak ada niat jahat dari Budi Arie ketika masih menjabat Menkominfo. Kedua, tidak ada perintah secara lisan atau tertulis agar sejumlah situs judi daring tidak diblokir.

“Ketiga, tidak ada aliran dana (dari kasus judi online). Jadi yang masih coba menggoreng-goreng isu judi online, saya sudah nyatakan tidak terlibat sama sekali,” katanya.

Budi Arie mengatakan ketika masih menjabat sebagai Menkominfo, Budi mengklaim sangat tegas dalam memberantas situs judi daring.


Terbit di IDN Times

  • IDN Times
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (601)
  • Media (605)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • Gibran in limbo as House mulls response
    Gibran in limbo as House mulls response
  • Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
    Apakah Hak Menyatakan Pendapat Upaya Lain Memakzulkan Gibran?
  • Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?
    Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom Garuda TV IDN Times Inilahcom Investor ID Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?
Kutipan, Media

Followers Raffi Ahmad Berkurang 550 Ribu, Efek Acara di Bundaran HI?

November 4, 2026 admin

Sosok publik figur yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, semakin jadi sorotan usai menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda di Bunderan HI pada Kamis, 29 Oktober 2026. Sebab, sekelompok individu yang mengenakan jaket almamater tak semuanya merupakan mahasiswa. Sebagian akhirnya mengakui dibayar untuk ikut hadir dan berpura-pura menjadi mahasiswa. […]

Dua Orang Jokowi Diganti, Analis: Cara Hambalang Kurangi Pengaruh Solo
Kutipan, Media

Dua Orang Jokowi Diganti, Analis: Cara Hambalang Kurangi Pengaruh Solo

October 5, 2026 admin

Direktur Trias Politika, Agung Baskoro, mengatakan, dalam reshuffle ke-7 yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10/2026), ada dua orang yang dijadikan sasaran tembak, yaitu Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Pratikno. Sigit digeser dari posisi Kapolri menjadi Kepala Staf Presiden (KSP). Sementara, Pratikno dicopot dari kursi Menteri Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Menurut […]

Mengapa Kasus Pemerasan Kerap Menjerat Kepala Daerah?
Kutipan, Media

Mengapa Kasus Pemerasan Kerap Menjerat Kepala Daerah?

October 2, 2026 admin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Januari hingga September 2026 telah 21 kali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 di antaranya menjerat kepala daerah. Mayoritas kepala daerah yang kena OTT dijerat Pasal 12e Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Pasal tersebut mengatur pemerasan yang diduga dilakukan pejabat. 1. Bupati Bolmut sosok terakhir yang jadi […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis