logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Unjuk Rasa Warga Pati Akibat Kenaikan Pajak ‘Gila-gilaan’ Menjalar ke Cirebon dan Bone

August 20, 2025 admin
Unjuk Rasa Warga Pati Akibat Kenaikan Pajak 'Gila-gilaan' Menjalar ke Cirebon dan Bone
Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, 13 Agustus 2025. Unjuk rasa yang dihadiri sekitar 100 ribu warga itu menuntut Bupati Pati Sudewo agar mundur dari jabatannya karena dinilai arogan dan sejumlah kebijakannya tidak pro ke masyarakat. Antara/Aji Styawan

UNJUK rasa warga Pati meminta turunnya Bupati Pati Sudewo karena dinilai arogan, memantik warga di berbagai daerah melakukan demonstrasi. Unjuk rasa warga Pati berawal dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Pati yang menaikkan tarif pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Seperti di Cirebon, sejumlah warga Kota Cirebon, Jawa Barat, berencana menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan PBB-P2. Kenaikan tarif PBB-P2 di Cirebon sendiri sudah berlaku sejak tahun lalu, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024. Upaya masyarakat untuk menggugat aturan tersebut ke Mahkamah Agung (MA) sempat dilakukan, namun ditolak.

Kini, terdorong oleh gelombang protes di Pati, warga Cirebon kembali menguatkan tekad untuk menuntut pembatalan kebijakan kenaikan PBB-P2. “Kami akui demonstrasi di Pati menjadi momentum bagi warga Cirebon,” ujar Hetta Mahendrati, juru bicara Paguyuban Pelangi Cirebon yang ikut menggalang konsolidasi warga, saat dihubungi pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Hetta menyampaikan, sebagian warga Cirebon sudah mulai mengumpulkan dana untuk mendukung aksi demonstrasi. Mereka menargetkan unjuk rasa akan digelar pada September mendatang. “Kami menggalang donasi untuk perjuangan kami di bulan September nanti jika jeritan kami tetap tidak dihiraukan,” tutur Hetta.

Ia menjelaskan, ada beberapa tuntutan yang disuarakan aliansinya terkait kebijakan PBB-P2. Pertama, mereka meminta agar tarif PBB-P2 kembali menggunakan aturan tahun 2023 sebelum diberlakukannya Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Kedua, pihaknya mendesak agar pejabat yang menetapkan kebijakan kenaikan PBB-P2 tidak lagi diberi kewenangan menyusun regulasi. Ketiga, pemerintah diminta mencari sumber pendapatan daerah lain, misalnya dengan mengoptimalkan pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara lebih transparan.

Lebih dulu dari Cirebon, penolakan terhadap PBB-P2 yang melonjak hingga 300 persen di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dimulai pada Selasa, 12 Agusuts 2025. ratusan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone menggelar demonstrasi di Kantor DPRD Bone, Jalan Perintis, Watampone.

Di hari yang sama, Pengurus Cabang PMII juga mengadakan aksi serupa di Kantor Bupati Bone. Mereka menuntut agar Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong, turun langsung menemui massa dan menyerap aspirasi masyarakat.

Dikutip dari polresbone.com pada Jumat, 15 Agustus 2025, personel Sat Samapta Polres Bone memperketat pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bone di Kantor Pemda Kabupaten Bone pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Personel Sat Samapta ditempatkan di sejumlah titik untuk menjaga jalannya demonstrasi, sekaligus memastikan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap tertib dan lancar. “Pengamanan ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, serta memastikan aksi berjalan damai,” tertulis di laman resmi Polres Bone.

Pemilih Semakin Kritis

Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro, menilai pemilih saat ini semakin kritis dan sadar secara politik maupun informasi. Karena itu, peristiwa di Pati menjadi semacam peringatan bagi pejabat dalam mengambil kebijakan. Ia menegaskan bahwa demonstrasi di Pati harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah maupun pusat untuk tidak mengabaikan suara rakyat. 

“Kalau aspirasi publik diabaikan, bukan mustahil kasus ini akan meluas hingga ke level nasional,” ujarnya kepada Tempo, Rabu, 13 Agustus 2025.

Ia juga menekankan bahwa kejadian ini bisa menjadi preseden bagi para kepala daerah agar tidak sewenang-wenang dalam menetapkan kebijakan publik, termasuk terkait tarif PBB.


Terbit di TEMPO

  • Tempo
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (442)
  • Media (446)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • 10 Kepala Daerah Kena OTT KPK, Bukan Berarti Harus Pilkada Tak Langsung
    10 Kepala Daerah Kena OTT KPK, Bukan Berarti Harus Pilkada Tak Langsung
  • Terima Megawati di Istana, Prabowo Dinilai Negarawan dan Dewasa Berpolitik
    Terima Megawati di Istana, Prabowo Dinilai Negarawan dan Dewasa Berpolitik
  • Has Indonesia jumped to US camp? It’s not so simple
    Has Indonesia jumped to US camp? It’s not so simple

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom IDN Times Inilahcom Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Setelah Partai Tak Lagi Mengkritik Pemerintahan Prabowo
Kutipan, Media

Setelah Partai Tak Lagi Mengkritik Pemerintahan Prabowo

February 20, 2026 admin

Sepenggal tangkapan layar berisi empat poin fatsun politik Partai Golkar muncul di tengah peringatan ulang tahun ke-58 Fraksi Golkar di Kompleks MPR/DPR di Jakarta pada Jumat, 13 Februari 2026. Isi tangkapan layar itu berupa pemaparan Sekretaris Jenderal Golkar Muhammad Sarmuji di hadapan ratusan legislator partai tersebut. ………. Artikel premium, silahkan berlangganan untuk membaca secara utuh. Terbit di […]

Siapa Lawan Sepadan Prabowo di Pemilu 2029
Kutipan, Media

Siapa Lawan Sepadan Prabowo di Pemilu 2029

February 5, 2026 admin

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum bersikap menghadapi kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2029. Saat Presiden Prabowo Subianto mulai melempar sinyal kembali maju, partai berlambang banteng moncong putih itu justru memilih menahan langkah dan membaca arah politik, termasuk dinamika di dalam koalisi pemerintah. PDIP saat ini memilih berfokus melakukan konsolidasi dengan rakyat, terutama alam penanganan bencana. […]

Di Balik Tantangan Prabowo Kepada Para Pengkritiknya
Kutipan, Media

Di Balik Tantangan Prabowo Kepada Para Pengkritiknya

February 4, 2026 admin

Belum genap dua tahun pemerintahannya berjalan, Presiden Prabowo Subianto sudah membuka palagan politik lima tahun mendatang. Di depan para kepala daerah, ia melontarkan tantangan terbuka kepada siapa pun yang tak suka dan tak sejalan dengan pemerintahannya bertarung di pemilihan 2029. Sinyal maju kembali ini ukan sekadar kepercayaan diri seorang inkumben, juga strategi mengunci arisan koalisi […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis