Skip to content
logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Jokowi Diusulkan Jadi Ketum PPP, Pengamat: Masih Banyak Nama Lain yang Relevan

May 30, 2025 admin
Jokowi Diusulkan Jadi Ketum PPP, Pengamat- Masih Banyak Nama Lain yang Relevan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), pada Rabu (28/5/2025)(KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati)

Bicara soal adanya usulan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menyebut bahwa masih banyak nama lain yang miliki ideologi dekat dengan PPP.

Pasalnya, menurut Agung, Jokowi lebih lekat sebagai sosok nasionalis. Sedangkan PPP lekat dengan partai berasaskan Islam.

“Selama ini Presiden ke-7 ini lebih lekat sebagai sosok nasionalis. Bila Jokowi didorong menjadi Ketum PPP, apakah basis laten partai berlambang ka’bah ini menerima?” kata Agung kepada Kompas.com, Rabu (28/5/2025).

Dia mengatakan, jangan sampai PPP menomorduakan citra partai bahkan mengabaikan akar rumput karena hanya memenuhi kebutuhan akan figur guna meningkatkan keterpilihan.

Apalagi, Agung menyebut, masih ada nama-nama lain yang lebih relevan dipertimbangkan masuk dalam bursa calon Ketum PPP ketimbang Jokowi.

“Jangan sampai citra partai dinomorduakan bila memang kebutuhan akan figur mendesak. Karena masih banyak nama-nama lain yang relevan dan memiliki spektrum ideologi yang dekat dengan PPP. Selain Anies Baswedan, ada Amran Sulaiman, Agus Suparmanto, hingga Sandiaga Uno,” ujarnya.

Anies Layak Dipertimbangkan

Sebelumnya, Agung mengatakan, Anies Baswedan patut dipertimbangkan masuk jadi calon Ketum PPP. Sebab, menurut dia, sebagian besar pemilih PPP dan Anies saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, saling menginginkan satu sama lain.

“Nama-nama seperti Amran Sulaiman, Dudung Abdurrahman, Gus Ipul, Agus Suparmanto mengemuka. Tapi bila PPP ingin melenting sempurna, tak ada salahnya kembali mempertimbangkan Anies Baswedan,” kata Agung.

Agung menyebut, belajar dari Pemilu 2024, PPP harus mengevaluasi diri dengan mendengarkan akar rumput yang ternyata lebih condong ke Anies Baswedan.

“PPP harus mulai lebih mengutamakan suara-suara grassroot di internal walaupun masukan-masukan eksternal juga penting, bila memang ingin lebih baik,” ujarnya.

“Pembelajaran di Pilpres 2024 kemarin mahal. PPP mengabaikan suara grasroot dan terlalu dini memutuskan langkah politiknya. Akhirnya, salah memilih figur dan koalisi,” kata Agung lagi.

Apalagi, dia mengatakan, PPP memiliki target untuk lolos parliamentary threshold dan kembali menjadi partai Parlemen pada Pemilu 2029.

Usul Nama Jokowi

Sebelumnya diberitakan, ada usulan dari internal PPP menjadikan Jokowi sebagai figur yang layak ditawarkan untuk memimpin PPP. Hal itu diungkapkan Ketua Mahkamah PPP, Ade Irfan Pulungan.

“Ada juga wacana-wacana berkembang, kenapa enggak kita tawarkan saja kepada Pak Jokowi?” kata Irfan saat berbincang dengan Kompas.com pada Selasa, 27 Mei 2025.

Irfan menyebut bahwa sejumlah nama figur untuk menjadi ketua umum PPP sudah muncul ke permukaan. Mereka diantaranya adalah Anies Baswedan, Dudung Abdurachman, Amran Sulaiman, Saifullah Yusuf, Marzukie Ali dan Agus Suparmanto. Namun, Ketua Mahkamah Partai ini mengatakan, nama Jokowi paling sempurna untuk memimpin PPP. Dia menilai, Presiden ke-7 RI itu punya pengalaman politik yang panjang.

Menurut Irfan, Jokowi adalah sosok dengan rekam jejak politik yang lengkap dan kepiawaian dalam membangun komunikasi politik di berbagai level. Dari pengalaman sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI dua periode.

“Kalau saya melihat, sosok Pak Jokowi ini sangat piawai dalam melakukan komunikasi politik. Dia sosok yang saya rasa mampu untuk menjadikan sebuah partai itu bisa berkembang. Pengalamannya dari Wali Kota dua periode, Gubernur, lalu Presiden dua periode. Pasti dia sudah khatam, paripurna melihat kondisi riil bagaimana peta politik dan bagaimana cara komunikasi politik yang ada,” kata Irfan.

Irfan menyatakan, jika wacana ini benar-benar mendapat respons positif dari Jokowi, hal itu bisa menjadi momentum kebangkitan bagi PPP. Bahkan, Partai berlambang Ka’bah itu diyakini bisa dapat kursi pimpian DPR jika dipimpin oleh Jokowi.


Terbit di: Kompas

  • Kompas
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (478)
  • Media (482)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • Akankah Tur Jokowi Menggerus Suara Akar Rumput PDIP
    Akankah Tur Jokowi Menggerus Suara Akar Rumput PDIP
  • Pakar- Kepastian Jokowi Jadi Dewan Pembina PSI Penting untuk Pengaruhi Peta Politik 2029
    Pakar: Kepastian Jokowi Jadi Dewan Pembina PSI Penting untuk Pengaruhi Peta Politik 2029
  • Pengamat: PSI Perlu Beri Kepastian Status Jokowi dan Porsi Kewenangannya
    Pengamat: PSI Perlu Beri Kepastian Status Jokowi dan Porsi Kewenangannya

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom IDN Times Inilahcom Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News nusantaratv okezone Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews TVRI News Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Pengamat: PSI Perlu Beri Kepastian Status Jokowi dan Porsi Kewenangannya
Kutipan, Media

Pengamat: PSI Perlu Beri Kepastian Status Jokowi dan Porsi Kewenangannya

June 15, 2026 admin

Direktur Eksekutif Trias Politika, Agung Baskoro menilai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) perlu segera memberikan kepastian terkait status Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di partai tersebut, termasuk mengenai porsi kewenangan yang akan dimiliki mantan kepala negara itu. Menurut Agung, kepastian tersebut penting mengingat bergabungnya Jokowi ke PSI akan menjadi peristiwa besar bagi partai berlambang gajah […]

Istana Gelar Pelantikan Pejabat Senin Depan, Ada ”Reshuffle” Kabinet?
Kutipan, Media

Istana Gelar Pelantikan Pejabat Senin Depan, Ada ”Reshuffle” Kabinet?

June 6, 2026 admin

Istana Kepresidenan memastikan akan menggelar agenda pelantikan pejabat negara pada awal pekan depan, Senin (8/6/2026). Spekulasi kemungkinan adanya reshuffle atau perombakan kabinet sempat muncul dalam perbincangan publik, terlebih posisi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan kini kosong setelah Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Silmy Karim dari jabatan tersebut akibat terjerat kasus korupsi. Namun, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan […]

Jejaring Taruna Nusantara dari Lembah Tidar hingga Istana
Kutipan, Media

Jejaring Taruna Nusantara dari Lembah Tidar hingga Istana

May 26, 2026 admin

i salah satu meja kantin Pojok Istana di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026) petang, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono membaca ulang berkas materi yang akan disampaikan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto. Salah satu fokus utamanya sore itu adalah memastikan bagaimana infrastruktur nasional siap menunjang ketahanan pangan, terutama […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis