logotrias
  • Tentang Kami
  • Layanan
  • Portofolio
  • Publikasi
  • Artikel
Contact Us
Kutipan, Media

Parpol berlomba dukung Prabowo di Pilpres 2029, bagaimana nasib Gibran?

February 13, 2026 admin
Parpol berlomba dukung Prabowo di Pilpres 2029, bagaimana nasib Gibran?
Presiden terpilih Prabowo Subianto (kiri) dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. (Foto: CNA/Danang Wisanggeni)

Dalam beberapa pekan terakhir, berbagai partai politik telah menyatakan dukungannya untuk Prabowo Subianto maju kembali sebagai calon presiden dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2029. Namun, nama Gibran Rakabuming Raka tidak muncul untuk sekali lagi mendampingi Prabowo sebagai calon wakil presiden.

Bahkan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) terang-terangan mengatakan bahwa dia mendukung ketua umum partainya, Zulkifli Hasan ( (Zulhas), menjadi cawapres bersanding dengan Prabowo pada Pilpres mendatang.

Para pengamat memiliki beberapa pandangan mengenai hal ini, di antaranya kinerja Gibran dianggap tidak memuaskan di mata para politisi hingga ancaman retaknya keharmonisan koalisi pendukung Prabowo jika putra sulung mantan Presiden Joko Widodo itu kembali diusung.

DUKUNGAN PARTAI UNTUK PRABOWO

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan telah menegaskan partainya bulat mendukung Prabowo menjabat dua periode agar seluruh program pemerintahan dapat terealisasi optimal.  

Pada kesempatan lain, Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno bahkan mengusulkan Zulhas mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2029.

“Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029. Bagi saya, itu juga akan menghidupkan mesin partai. Kader-kader juga akan tergerak untuk mendukung ketua umumnya,” ujarnya seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui ketua umumnya, Muhaimin Iskandar, juga menegaskan partainya siap kembali mendukung Prabowo dalam Pilpres tiga tahun lagi.

“Kita intinya puas dengan pemerintahan Pak Prabowo dan kompak minimal dua periode lah,” kata Muhaimin pada 4 Februari lalu.

Namun ketika ditanya siapa cawapresnya nanti, Muhaimin, tanpa menyebut nama Gibran, mengatakan bahwa hal itu “belum dibahas”.

Partai Golkar turut menyatakan dukungannya terhadap Prabowo. Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan Prabowo adalah sosok yang “terbaik”.

Namun Golkar juga tidak secara tegas mengatakan Gibran akan turut diusung pada Pilpres nanti. Ditanya mengenai hal ini, Sekretaris Jenderal Golkar Sarmuji mengatakan partainya tengah fokus mendukung pemerintahan Prabowo.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di hari kedua KTT G20
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di hari kedua KTT G20 di Nasrec Expo Centre, Johannesburg, Afrika Selatan, pada 23 November 2025. (EPA/MARCO LONGARI / POOL)

Pernyataan partai politik ini disampaikan setelah sebelumnya Jokowi secara terbuka menyampaikan dukungan Prabowo-Gibran maju Pilpres 2029 untuk memimpin dua periode.

“Kan sudah saya sampaikan Prabowo-Gibran dua periode. Sudah, itu saja,” kata Jokowi saat ditemui media di Solo pada 30 Januari lalu.

Ditanya tanggapannya atas dukungan Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno terhadap duet Prabowo–Zulkifli Hasan di Pilpres 2029, Gibran tak memberi jawaban tegas. Ia memilih menekankan komitmennya untuk fokus menjalankan program dan visi presiden.

“Sebagai pembantu Presiden, saya memiliki tanggung jawab untuk mengawal serta memastikan pelaksanaan program dan visi Bapak Presiden berjalan dengan baik,” kata Gibran dalam keterangan tertulis pada 6 Februari lalu, dikutip dari Antara.

KINERJA GIBRAN “BELUM LUAR BIASA”

Deklarasi, meski belum secara resmi oleh partai, untuk mengusung kembali Prabowo pada Pilpres mendatang adalah bentuk solidnya koalisi pendukung pemerintahan, kata Kunto Adi Wibowo, pengamat politik dari Universitas Padjadjaran, kepada CNA.

Partai-partai, lanjut Kunto, berlomba-lomba mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo untuk mendapatkan efek ekor jas atau coattail effect, efek limpahan dari popularitas tokoh atau figur yang mendongkrak insentif elektoral bagi kandidat lain.

“Istilahnya mana yang lebih dulu ‘nge-tag-in’, harapannya mendapatkan coattail effect yang lebih besar dengan mendekat duluan ke Prabowo,” kata Kunto.

PKB, PAN, dan Golkar termasuk dalam Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 dan menguasai mayoritas kursi di DPR. Dukungan tersebut menjadikan koalisi ini sebagai kekuatan dominan di parlemen sekaligus basis politik utama pemerintahan Prabowo–Gibran di tingkat nasional.

Dominasi itu, menurut Kunto, turut memperkuat efek ekor jas Prabowo menjelang 2029. Selain ingin mendapatkan limpahan elektoral, deklarasi dukungan partai juga menunjukkan besarnya kekuatan politik Prabowo yang dinilai akan sulit disaingi kandidat lain.

“Mereka sepertinya akan takut bertarung selama Prabowo mau maju lagi. Karena kekuatan incumbent itu luar biasa. Prabowo tidak hanya punya modal politik, tapi juga modal sosial, modal budaya dan modal ekonomi,” kata Kunto.

Soal nama Gibran yang tidak muncul dalam klaim dukungan parpol untuk Pilpres 2029, pengamat menduga karena kinerjanya dianggap “belum luar biasa”.

“Karena bisa jadi menurut para ketum parpol kinerja Gibran sebagai cawapres dalam satu setengah tahun ini masih belum luar biasa,” kata Agung Baskoro, pengamat politik dari Trias Politika Strategis.

Agung juga menilai para elite partai koalisi Prabowo memiliki ambisi untuk “naik kelas” dengan maju sebagai calon wakil presiden di Pilpres mendatang.

“Jadi masing-masing punya kepentingan politik personal yang itu mesti dijawab dan dimediasi oleh Presiden Prabowo sendiri,” kata Agung.

Dalam situasi adanya kepentingan tersebut, menurut dia, dorongan untuk kembali memajukan Gibran sebagai pendamping Prabowo pada Pilpres 2029 berpotensi memicu friksi di internal koalisi.

“Karena jika Gibran kembali dimajukan sebagai opsi, hal itu berpotensi membuka ruang atau celah baru yang dapat mengganggu soliditas internal Koalisi Indonesia Maju Plus. Situasi tersebut bisa membuat fokus koalisi terpecah ke agenda kompetisi 2029,” kata Agung.

Soal kemungkinan Gibran menjadi calon presiden penantang Prabowo di Pilpres 2029, para pengamat meragukannya. Kunto mengatakan hal ini sulit terbayangkan karena Gibran tidak memiliki partai sebagai kendaraan politik.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dipimpin adiknya, Kaesang Pangarep, dan bertumpu pada figur Jokowi pun dinilai belum bisa diandalkan untuk menopang langkah tersebut.

“PSI juga belum mendapat kursi (DPR) kan sekarang,” kata Kunto.

Agung mengatakan, jika tidak menjadi cawapres atau pun pesaing pada Pilpres 2029, Gibran bisa menjadi “kawan potensial” Prabowo dengan menyatakan dukungannya.

“(Gibran) bisa menjadi kawan potensial yang sebatas mendukung, tentu dengan kompensasi-kompensasi politik yang jelas,” kata Agung.

Namun kedua pengamat sepakat bahwa masih terlalu dini untuk menentukan siapa pendamping Prabowo pada Pilpres, mengingat berbagai kemungkinan masih bisa terjadi.

“Saya tebak pada 2027 awal baru kelihatan dinamika politik yang lebih jelas,” kata Kunto.


Terbit di Channel News Asia

  • CNA
admin

Trias Politika Strategis adalah lembaga riset, survei, dan strategi politik. Fokus mengawal demokrasi Indonesia melalui layanan akademis berkualitas, pemenangan politik, media monitoring, serta pendampingan politik, dengan pengalaman mendukung partai, perusahaan, dan kandidat strategis.

Post navigation

Previous
Next

Search

Categories

  • Kutipan (426)
  • Media (430)
  • Press Release (7)

Recent posts

  • Hadapi Pemilu 2029, Bahlil Pilih Nyaleg dari Dapil Papua
    Hadapi Pemilu 2029, Bahlil Pilih Nyaleg dari Dapil Papua
  • Parpol berlomba dukung Prabowo di Pilpres 2029, bagaimana nasib Gibran?
    Presiden terpilih Prabowo Subianto (kiri) dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. (Foto: CNA/Danang Wisanggeni)
    Parpol berlomba dukung Prabowo di Pilpres 2029, bagaimana nasib Gibran?
  • Bursa Pun Menghijau Setelah Presiden Kumpulkan Para Konglomerat
    Bursa Pun Menghijau Setelah Presiden Kumpulkan Para Konglomerat

Tags

Alinea Antara Berita Satu Bisniscom Bloomberg CNA CNBC Indonesia CNN CNNIndonesia Detikcom IDN Times Inilahcom Jakarta Globe Jawa Pos Katadata Kompas Kumparan Liputan 6 Media Indonesia Merdeka Metro TV Metro TV News Rakyat Merdeka Republika SINDONews Sin Po Suara Tempo The Jakarta Post The Star The Strait Times Tirto TribunNews tvonenews Viva VOI Warta Kota

Lanjut membaca

Pakar pertanyakan sikap Prabowo yang tolak bantuan asing untuk Sumatra- Ini bukan perkara sanggup atau tidak
Kutipan, Media

Pakar Pertanyakan Sikap Prabowo yang Tolak Bantuan Asing untuk Sumatra: Ini Bukan Perkara Sanggup atau Tidak

December 20, 2025 admin

Presiden Prabowo Subianto tegas menolak bantuan asing yang ditawarkan kepada Indonesia untuk mengatasi bencana yang meluas di Sumatra. Para pakar mempertanyakan keputusan Prabowo yang menurut mereka bisa merugikan masyarakat yang terdampak bencana. Dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (15/12), Prabowo mengaku telah dihubungi beberapa pemimpin negara lain yang menawarkan bantuan untuk […]

Mengapa Marsinah dan Soeharto bersanding jadi pahlawan nasional menuai kritikan keras?
Kutipan, Media

Mengapa Marsinah dan Soeharto bersanding jadi pahlawan nasional menuai kritikan keras?

November 11, 2025 admin

Mantan Presiden Soeharto mendapatkan gelar Pahlawan Nasional bersama dengan sembilan tokoh lainnya, termasuk Marsinah, aktivis buruh yang tewas dibunuh 32 tahun yang lalu. Penetapan Soeharto sebagai pahlawan sudah menuai kecaman dari para aktivis HAM dari sejak lama, terlebih lagi kini nama itu disandingkan dengan Marsinah yang dianggap korban kekerasan militer zaman Orde Baru. Made Supriatma, pakar politik […]

Projo merapat ke Prabowo, memudarnya pengaruh Jokowi atau ada niat lain?
Kutipan, Media

Projo merapat ke Prabowo, memudarnya pengaruh Jokowi atau ada niat lain?

November 3, 2025 admin

Ormas Projo yang identik sebagai kelompok relawan pendukung mantan Presiden Joko Widodo menyatakan akan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan Budi Arie, ketua umum Projo, menyiratkan akan bergabung ke Gerindra, partai yang dipimpin Prabowo. Pernyataan ini disampaikan Budi ketika dia terpilih kembali menjadi Ketum Projo periode 2025-2030 pada Kongres III Projo di Jakarta, Minggu (2/11). […]

logotrias

Lembaga penyelenggara jasa riset/survei, media monitoring, analisa strategi politik, pemenangan politik, dan pendampingan politik pasca memenangkan pemilihan.

About Us
  • About Us
  • What We Do
  • Our Work
  • Publications
  • News & Insight
  • Contact Us
Social
  • WhatsApp
  • X/Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Youtube
  • Tiktok

© 2026 Trias Politika Strategis. All rights reserved.

  • Web Development by Metahuis