Dari Raja Tol hingga Bos CT Corp, Para Pengusaha yang Datang ke Istana Jelang Pelantikan Wantimpres

Presiden Prabowo Subianto melantik ketua dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2026).
Berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2006, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) adalah lembaga pemerintah yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Jabatan Ketua Wantimpres dipercayakan kepada Pratikno yang sebelumnya menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
Total 24 Anggota Wantimpres yang dilantik berasal dari berbagai latar belakang seperti politisi, pengusaha, tokoh agama, aktivis, pengamat politik, hingga pakar hukum.
Direktur Eksekutif Trias Politika, Agung Baskoro, membeberkan pertimbangan yang kemungkinan diambil Prabowo dalam memilih anggota Wantimpres.
Pengamat politik itu menyinggung sejumlah nama anggota Wantimpres yang mewakili poros tertentu.
Agung menyebut nama mantan Kepala Badan Intelijen Negara, Budi Gunawan, yang disebut Poros Teuku Umar karena dikenal memiliki hubungan dekat dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Lalu, Pratikno yang disebut sebagai Poros Solo karena pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) periode 2014–2024, era pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Setelah itu, Chairul Tanjung disebut berasal dari Poros Cikeas karena pernah menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Saya kira pertimbangan politiknya masih cukup kental. Nama-nama ini corak politiknya masih mewakili beragam poros politik.”
“Contohnya ada Poros Teuku Umar, ada nama Pak Budi Gunawan. Ada Poros Solo, misalnya Pak Pratik. Ada juga Poros Cikeas, yang cukup dekat misalkan Pak Chairul Tanjung,” ungkap Agung dalam program Breaking News Kompas TV, Jumat.
Agung juga menilai Prabowo ingin merangkul pihak di dalam Kabinet Merah Putih ataupun di luar kabinet melalui Wantimpres.
Menurutnya, Prabowo ingin memperkuat diri untuk memimpin Indonesia ke depan.
Sebab, dengan adanya Wantimpres, Prabowo bisa mendapatkan masukan.
“Saya lihat ini cara Prabowo untuk memperkuat dirinya. Presiden ingin semuanya dalam kendali beliau. Masukan itu, pandangan itu. Sehingga beliau punya alternatif untuk memimpin ke depan,” katanya.
“Jangan sampai ada pihak-pihak lain “terlibat” di luar kendali beliau. Poros-poros itu dirangkul, diakomodasi, sehingga bisa turut bekerja bersama-sama, tanpa ada muncul dualisme “mata hari kembar” yang dua tahun ini sempat mengemuka,” jelas Agung.
Daftar Anggota Wantimpres
Berikut daftar 24 Anggota Wantimpres yang resmi dilantik Prabowo:
- Prof. Pratikno: Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
- Hatta Rajasa: Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN).
- Muhammad Qodari: Mantan Kepala Badan Komunikasi Presiden
- Shinta Nuriyah Wahid: Tokoh perempuan, Istri dari Presiden Indonesia keempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
- Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab: Tokoh agama Islam
- Bambang Soesatyo: Anggota DPR RI dari Golkar, Mantan Ketua MPR RI.
- Jenderal TNI Purn Agum Gumelar: Tokoh militer.
- Jenderal Pol Purn Budi Gunawan : Mantan Kepala Badan Intelijen Negara.
- Chairul Tanjung: Pengusaha, pemilik Trans Corp.
- Salim Segaf Aljufri: Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mantan Menteri Sosial.
- K.H. Anwar Iskandar: Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).
- K.H. Said Aqil Siradj: Mantan Ketua Umum PBNU
- K.H. Yahya Cholil Staquf: Mantan Ketua Umum PBNU
- Philip Kuncoro Wijaya: Ketua Umum Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi)
- Budi Tanuwibowo: Tokoh agama Konghucu.
- Letjen TNI Purn Ida Bagus Purwalaksana : Tokoh Militer RI.
- Soekarwo: Mantan Gubernur Jawa Timur, eks politisi Partai Demokrat.
- Jusuf Hamka: Pengusaha
- Dato’ Sri Tahir: Pengusaha
- Yusuf Wanandi: Pengusaha
- Margarito: Pakar Hukum Tata Negara
- Rocky Gerung: Pengamat Politik
- Mohamad Hatta: Politisi Partai Amanat Nasional (PAN).
- Anwar Usman: Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Terbit di Tribunnews


